Iklim Investasi di Gorut Tumbuh Subur


Hargo.co.id KWANDANG – Iklim investasi di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) tahun ini memiliki geliat positif. Ini terlihat dengan terjadinya peningkatan jumlah investor baik perusahaan permodalan asing maupun permodalan nasional yang datang berinvestasi di Gorut.

Sesuai data resmi yang diperolah Gorontalo Post dari Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal (BPTSP-PM) Gorut, data investasi di Gorut pada 2015 totalnya berjumlah 31 perusahaan yang terdiri dari 4 perusahaan permodalan asing dan 27 perusahaan permodalan nasional.

Sektor investasi juga berpariatif, mulai dari jasa keuangan, perbankan, kehutanan, pertanian, perkebunan, SPBU, penambangan bebatuan, pertambangan emas, kelapa sawit, perikanan dan kelautan, pariwisata hingga kelistrikan.

Pada 2016, terjadi peningkatan jumlah menjadi 34 investor. Perusahaan nasional bertambah satu dan perusahaan permodalan asing bertambah dua. Dan saat ini masih ada perusahaan yang masih dalam proses perizinan. “Ini belum terhitungan investasi lokal berupa rumah makan dan lain sebagainya.

Terjadi peningkatan investor sehingga ini sangat baik bagi daerah. Terlebih proses perizinan lebih cepat, selama syarat-syarat izin sudah dipenuhi,” terang Kasubdit Penanaman Modal Asing BPTSP-PM Gorut, Erwin Adayi.

Tak tanggung-tanggung, sesuai data BPTS-PM, rencana nilai investasi totalnya mencapai Rp 4 Triliun. Yang baru terealisasi hingga saat ini sejumlah Rp 72 miliar. Tentunya ini menjadi perhatian bersama utamanya dari sisi keamanan daerah agar investasi di Gorut terus berkembang.

Karena yang pasti, dampak bagi daerah utamanya masyarakat akan lebih dirasakan, terlebih saat perusahaan-perusahaan ini sudha pada proses produksi.(idm/hargo)

Share
Diterbitkan dalam Ekonomi Ditandai

Leave a Comment