17 Persen Dana APBD Kabupaten Gorontalo Untuk Sektor Kesehatan


Hargo.co.id GORONTALO – Guna mendorong tersedianya fasilitas dan layanan kesehatan yang memadai di Kabupaten Gorontalo, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana sebesar 17 persen dari total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Gorontalo tahun 2017, hal ini ditegaskan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, saat diwawancarai usai membuka pelaksanaan puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional, di Gedung kasmat lahay, Selasa (29/11).

Dalam kesempatan ini, Bupati Nelson Pomalingo menjelaskan kebijakan pemerintah daerah dalam mengalokasikan dana sebesar 17 persen dari APBD untuk sektor Kesehatan ini, akan diarahkan pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya menyangkut pemenuhan beberapa fasilitas kesehatan seperti, pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Bilato, serta optimalisasi layanan di setiap Puskesmas yang ada di Kabupaten Gorontalo. Selain itu penambahan dokter-dokter spesialis dan tenaga medis lainnya menjadi bagian dari program pemerintah pada tahun 2017 mendatang.

“Mulai tahun depan, kita mendoronng tersedianya fasilitas layanan kesehatan, berupa pembangunan Rumah Sakit di Kecamatan Boliyohuto, kemudian relokasi RSUD MM Dunda Limboto serta pengalihan RUSD MM Dunda Menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak. Dengan demikian masyarakat akan lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan. saya berharap program ini mendapat dukungan dari semua pihak.” Ujar Bupati Nelson.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Rony Sampir saat diwawancari mengungkapkan target yang akan dicapai pada tahun 2017 sebagai upaya mendukung peningkatan layanan kesehatan, pihaknya akan melaksanakan program gerakan masyarakat sehat dengan melibatkan semua unsur serta membangun kerjasama dengan Kementrian Agama dan Politekes Gorontalo.

” Gerakan Masyarakat sehat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, dan program ini akan melibatkan seluruh komponen masyarakat, baik itu tokoh- tokoh masyarakat, kader kesehatan serta pihak-pihak terkait lainnya, sehingga dengan program ini diharapkan mampu menciptakan keluarga sehat.” Tutur Rony.

Rony menambahkan untuk alokasi dana kesehatan tahun 2017 yang mengalami peningkatan hingga 17 persen akan didistribusikan untuk pembangunan rumah sakit, dinas kesehatan serta untuk kebutuhan pelayanan puskesmas. Sementara untuk anggaran pembangunan rumah sakit hampir mencapai angka 60 milyar rupiah. (rvg/hargo)

Share

Leave a Comment