20 Pengendara Kumabal Terjaring Operasi Zebra


Hargo.co.id TILAMUTA – Operasi Zebra Otanaha 2016 Satlantas Polres Boalemo menjaring sebanyak 20 kendaran bermotor. Para pengendara kumabal, tanpa toleran langsung ditindak tegas, Kamis, (17/11).

Dari jumlah pelanggar rata-rata pengendara tidak menggunakan perlengkapan kenderaan berupa helm dan kaca spion.

“Sebanyak 20 pelanggar sudah kami tindaki. Jumlah ini diperoleh dari 12 pelanggar hasil hunting operasi di pusat ibukota Tilamuta dan di wilayah Kecamatan Wonosari sebanyak 8 pelanggar,” ungkap KapolresBoalemo AKBP Jepri Yuniardi,SIK melalui Kasat Lantas AKP Dody Munandar,SIK ketika diwawancarai usai operasi.

Selain menindak 20 pelanggar, pihaknya juga telah menjatuhkan peringatan kepada 5 orang pengendara secara lisan dan tertulis.

Bagi kelima pelanggar ini diminta agar tidak lagi melakukan kesalahan yang sama kemudian hari.

“Kalau masih didapati terjadi kesalahan terpaksa akan ditindaklanjuti pada pelanggaran. Sebab mereka sudah menandatangi pernyataan untuk tidak mengulangi kesalahan,” tambah Kanit Turjawali Polres, Taufik Gobel didampingi BIN Lantas Bripka Iman Mo’o.

Menurut Kasat Lantas yang baru saja menerima jabatan itu menerangkan dari sejumlah pelanggar rata-rata tidak mampu menunjukkan perlengkapan kenderaan saat menempuh perjalanan seperti helm. Memang penggunaan helm sering dipandang remeh oleh pelanggar.

Padahal fasilitas ini bermanfaat untuk melindungi benturan bagian kepala ketika terjadi hal-hal tidak diinginkan.

Meski begitu, pihaknya menghimbau kepada pengendara baik roda dua khususnya untuk melengkapi surat-surat kenderaan serta atribut.

“Nantinya juga kami akan mengadakan operasi Zebra Otanaha 2016 dengan sistem stationer yakni mencegat dan memberhentikan semua kenderaan dan memeriksa surat-surat kenderaan. Ini dilakukan tanpa pandang bulu dan akan dilangsungkan di beberapa titik di semua kecamatan yang ada,” ingat mantan Kapolsek Kota Selatan itu. (nrt/hargo)

Share

Leave a Comment