AirAsia Buka KL-CGK-Labuan Bajo, Wing Air Tambah ke Morotai


Hargo.co.id JAKARTA – Akses udara menuju 10 destinasi prioritas terus diperkuat. Roadshow Menpar Arief Yahya ke Air Asia, Lion Group, Garuda Indonesia, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II dan Kemenhub mulai memetik hasil. Keseriusan airlines, airport dan authority-nya untuk berkolaborasi membuka keran penambahan seats capacity semakin terasa.

Maskapai penerbangan AirAsia sudah membuka rute baru untuk mengangkut wisatawan mancanegara ke Indonesia termasuk Labuan Bajo. ”AirAsia segera merealisasikan rencana membuka lima rute penerbangan wisata baru di Indonesia. Salah satu destinasi yang akan dibuka adalah Labuan Bajo.

Jalurnya Kuala Lumpur-Jakarta disambung Jakarta-Labuan Bajo,” ujar anggota Pokja 10 Destinasi Prioritas Kementerian Pariwisata, Shana Fatina yang stand by di Labuan Bajo.

Akses dari Manado ke Morotai Maltara yang selama ini hanya satu penerbangan sehari, juga ditambah. Wings Air sudah 2 kali sehari, untuk mendistribusikan wisman Tiongkok yang mulai padat di Manado dan sekitarnya.

“Kami terus dorong amenitas dan menambah atraksi berupa event-event di Morotai, sehingga alam baharinya dapat, aktivities nya juga dapat,” kata Ari Surhendro, anggota Pokja Percepatan 10 Destinasi yang bertanggung jawab di Morotai.

Destinasi Wakatobi, menurut Menpar Arief Yahya juga akan segera diterbangi dari dua penjuri hub airport. Yakni Denpasar Bali dan Makassar, Sulsel, tanpa melalui Kendari Sultra. Selama ini dari Makassar masih transit Kendari, sedangkan dari Sultra itu bukan wisman.

“Kalau ada koneksi dari Denpasar, maka destinasi Wakatobi akan semakin hidup,” kata Hiramsyah Sambudhy Thaib, Ketua Pokja Percepatan 10 Top Destinasi Kemenpar.

Sementara itu, CEO AirAsia Group Tony Fernandes dalam keterangan resminya mengatakan, Indonesia memiliki banyak potensi wisata yang menakjubkan. Bahkan ada banyak pulau dan tempat seperti Labuan Bajo yang sama potensialnya dengan Bali. Namun belum banyak orang baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri yang bisa berkunjung ke lokasi-lokasi wisata tersebut.

Hal itu karena infrastruktur yang masih kurang dan transportasi yang masih sangat mahal. ”Potensi wisata Indonesia jauh lebih banyak dibanding Malaysia. Namun tingkat wisatawan Indonesia yang hanya mencapai 10 juta jauh lebih rendah ketimbang Malaysia yang mencapai 24 juta.

Karena itulah AirAsia ingin berkontribusi untuk mengembangkan potensi wisata Indonesia. Salah satunya dengan membuka lima destinasi wisata baru termasuk Labuan Bajo,” ujar Tony.

Beberapa bulan lalu Tony juga sempat membicarakan soal lima rute baru penerbangan AirAsia di Indonesia. Hal itu diungkapkan Tony usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Namun saat itu Tony tidak merinci mana saja destinasi yang dituju.

Share

Leave a Comment