Arief Yahya : Lengan Bajumu Singsingkan Untuk Negara!

Arief Yahya : Lengan Bajumu Singsingkan Untuk Negara! dok.Kemenpar Menpar Arief Yahya memohon support dan dukungan kepada semua pihak untuk membantu memenangkan Indonesia di pentas World Halal Tourism Award 2016 dalam waktu dua minggu ini.

Berita Terkait


Image Kemenpar Leaderboard

Hargo.co.id JAKARTA – Tujuh hari lagi, World Halal Tourism Award 2016 bakal menemui batas akhir waktu, persisnya 24 November 2016. Sudahkah Anda mendharmakan suara dengan klik voteindonesia.com? Lalu memilih 12 nominator Indonesia yang diendors Kementerian Pariwisata RI untuk menyapu bersih ke-12 penghargaan itu? Jika belum, mumpung belum terlambat, semampang masih ada waktu, yuk!

“Singsingkan lebang bajumu, untuk Negara! Yuk, bangun pemuda-pemudi Indonesia. Ini tugas negara. Ini tanggung jawab bersama, untuk #MenangkanIndonesia di #WHTA2016. Masa yang akan dating, kewajibanmulah!” kata Menpar Arief Yahya dengan intonasi penuh tekanan. Mirip hentakan lagu nasional “Bangun Pemudi Pemuda” ciptaan A Simanjuntak.

Baru kali ini melihat Mantan Dirut PT Telkom ini bersuara agak keras, bernada penuh semangat, jika tidak ingin disebut “tensi tinggi.” Ini setelah mendengar rival emosional, Malaysia bergerak lebih cepat. Bahkan, di first round, mereka menyalip di tikungan, dan unggul telak di empat nomor utama. “Ini di luar perkiraan, ternyata Malaysia membuat perlawanan sengit. Mereka sudah menggerakkan medsos dan sangat massif. Tapi beruntung juga, karena kita seperti diberi early warning untuk second round-nya,” kata Arief Yahya yang asli Banyuwangi itu.

Yang membuat Menteri Arief ini deg-degan adalah, mereka cepat menggerakkan network-nya. Keempat kategori yang menyalip di putaran pertama itu adalah World’s Best Family Friendly Hotel 2016, Westin Kuala Lumpur nomor 1, World’s Best Halal Honeymoon Destination 2016, World’s Best Halal Destination 2016 dan World’s Best Halal Culinary Destination 2016. “Keempat-empatnya adalah kategori yang paling kami incar! Karena itu bisa menaikkan value daerah yang memenanginya,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief benar-benar tidak mau keempat kategori itu lepas! Apalagi lepasnya ke Negeri Jiran Malaysia? Itu ibarat tamparan yang luar biasa menyakitkan. Karena itu berkali-kali, dia mengajak anak-anak muda yang doyan digital untuk membantu singsingkan lengan untuk negara. “7 Hari ini benar-benar menentukan kemenangan Indonesia di kompetisi halal dunia di Abu Dhabi,” jelas dia.

Seperti diketahui, tahun lalu 2015, Indonesia memenangkan 3 kategori. Yakni World’s Best Halal Destination 2015 dan World’s Best Halal Honeymoon 2015 yang direbut Lombok, NTB. Sedang satu lagi World’s Best Halal Hotel 2016 diraih Sofyan Betawi Hotel Jakarta.

Tahun ini, ketiga-tiganya sedang diincar oleh Malaysia. “Negara ini membutuhkan kesuksesan. Merah Putih harus juara dan memenangkan persaingan, kita tidak punya banyak waktu, tinggal 7 hari lagi menuju deadline. Mau menang dan kita bangun destinasi yang bagus, dan mensejahterakan masyarakat? Atau kita diam saja, nggak perlu peduli apa yang akan terjadi kelak?” katanya.

Karena itu, Menpar Arief Yahya meminta semua solid. Ke-12 nya harus divote semua, agar semua utuh suara kita, tidak mengalahkan negara tetangga, Empat kategori itu adalah hal yang paling diharapkan bisa mendrive destinasi Indonesia di pasar Halal Traveller. Yakni di Lombok, NTB, dan Sumatera Barat.

Share

Leave a Comment