Awas Pungli di Operasi Zebra


GORONTALO, Hargo.co.id – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Gorontalo tak lepas dari minimnya ketaatan masyarakat dalam berlalu lintas.

Buktinya, dalam operasi Zebra yang digelar serentak jajaran Polda Gorontalo, Rabu, (16/11), terungkap banyaknya pengendara yang melanggar lalu lintas.

Sejalan dengan kondisi ini pula, jajaran Polda Gorontalo diharapkan agar tidak sekali-kali melakukan pungutan liar (Pungli).

Tindakan tegas dan sopan terhadap para pelanggar lalu lintas sangat dibutuhkan agar upaya menanamkan ketaatan berlalu lintas kepada masyarkat bisa terwujud.

Dalam operasi Zebra kemarin, kendaraan yang terjaring operasi meliputi kendaraan roda dua, tiga, dan empat.

Totalnya sebanyak 58. Terdiri, 13 hasil razia Polres Gorontalo Kota, 12 Polres Boalemo, 17 Polres Gorontalo, dan 16 Polres Pohuwato.

Sementara itu untuk Polres Bone Bolango (Bonbol) kemarin melakukan melakukan operasi.

Kasat Lantas Polres Gorontalo Kota AKP Eko Baskara mengatakan, kendaraan yang terjaring operasi beragam.

Ada pelanggaran karena tidak memiliki surat-surat kendaraan. Ada juga pelanggaran berkaitan dengan perlengkapan mengemudi, dan kondisi kendaraan yang tidak sesuai dengan standar keamanan berlalu lintas.

“Yang melanggar langsung kita tilang. Ini dilakukan untuk memberi pelajaran kepada masyarakat perlunya taat aturan lalu lintas,” kata Eko.

Ia berharap kedepan dengan adanya operasi penertiban demikian, masyarakat Kota Gorontalo dapat semakin sadar.

Sebab, pada prinsipnya ketentuan dan operasi yang dilakukan petugas kepolisian tidak lain untuk masyarakat itu sendiri.

“Tingginya angka kecelakaan lalu lintas itu tak lepas dari kesadaran masyarakat yang minim,” jelasnya.

Kapolres Gorontalo AKBP Purwanto mengatakan, di Kabupaten Gorontalo pelanggar paling banyak berkaitan dengan penggunaan helm standar. Selain itu juga kelengkapan surat-surat kendaraan.

Kapolres sejalan dengan operasi ini, petugas harus selalu komit menegakkan aturan. Jangan melakukan pungutan liar.

“Lakukan tugas dengan tegas tapi humanis,” kata Kapolres.  (tr-49/tr-53/kif/tr-30/tr-48/hargo)

Share

Leave a Comment