Bantuan Perumahan Deret Bermasalah


Hargo.co.id GORONTALO– Bukannya menjadi solusi untuk kesejahteraan rakyat. Bantuan 50 unit rumah dari Kementerian Perumahan Rakyat, di Desa Buhu, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo justru berbuah masalah.

Pasalnya, bantuan rumah bertajuk Perumahan Deret Khusus itu, disoal oleh sekelompok warga karena dinilai tidak tepat sasaran.

Ironinya, bantuan ini dituding menjadi lahan pungli yang diduga dilakukan oleh Oknum Kepala Desa Buhu, Kabupaten Gorontalo. Persoalan ini bahkan telah dilaporkan ke Polda Gorontalo.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Reflin Liputo, saat ditemui Gorontalo Post, usai melaporkan persoalan ini ke Mapolda Gorontalo, senin(14/11) siang.

Reflin mengungkapkan, persoalan ini berawal dari adanya laporan masyarakat ke pihaknya terkait adanya indikasi kecurangan dalam pembagian bantuan Perumahan Deret Khusus yang harusnya diperuntukkan bagi warga yang berprofesi sebagai nelayan.

Mendapat laporan itu, pihaknya kemudian melakukan investigasi terkait laporan itu. Hasilnya, setelah berdiskusi dengan penghuni rumah deret khusus Nelayan, tim Kerja banyak menerima keluhan dalam bentuk laporan yang diantaranaya Pungutan Terhadap Calon Penghuni Rumah Deret Khusus Nelayan oleh oknum kepala Desa. “Metode yang dipakai oleh Kepala Desa yaitu dengan menggunakan kaki tangan (Perantara,red) berinisial DM dan AW.

Reflin menambahkan, DM dan AW mendatangi calon penghuni rumah satu persatu.

“Keduanya mengaku ditugasi oleh Kepala Desa Buhu EDT untuk memberitahukan bahwa calon penerima harus menyiapkan sejumlah uang untuk mendapat satu unit rumah, jika tidak bersedia maka rumah akan dialihkan ke orang lain yang mampu memberikan sejumlah uang dimaksud,”ungkapnya.

Ironinya lagi menurut Reflin, saat hendak melakukan konfirmasi langsung kepada oknum kepala Desa Buhu terkait persoalan ini, Reflin sebaliknya dimarahi oleh oknum kepala desa itu. “Makanya langsung saya laporkan ke Polda Gorontalo agar bisa diproses hukum,” pungkasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Buhu, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Erni Djohan Tadulo membantah tegas seluruh tudingan dari Reflin Liputo itu.

Sebaliknya, Erni mengaku, pembagian bantuan rumah deret khusus sudah tepat sasaran sesuai dengan juknis (Petunjuk Teknis) yang berlaku.

“Sesuai dengan Juknis yang disampaikan ke kami, yang berhak mendapatkan bantuan itu, selain nelayan adalah warga miskin dan warga yang menghibahkan tanahnya,” ujarnya.

Selain itu, Erni juga mengatakan, pihaknya juga telah melakukan seleksi sebelumnya sesuai dengan arahan dan aturan pemberian bantuan rumah itu.

Tak hanya itu, Erni juga mengatakan, sejauh ini tidak ada warga desa Buhu yang komplain dengan persoalan itu.

“Yang protes ini bukan warga Desa Buhu pak, tapi orang lain yang punya maksud-maksud tertentu kepada saya dan desa ini,” ujarnya.

Olehnya, Erni menegaskan, seluruh laporan yang disampaikan oleh LSM Lingkar Pemuda Gorontalo itu tidak benar.

“Tidak ada Pungli pak, saya kemarin sempat dikasih uang oleh warga itu, hanya uang tanda syukur warga, dan itu diberikan kepada saya dengan ikhlas,” ujarnya.

Erni juga menambahkan, dirinya juga mengantongi surat keterangan tidak keberatan yang ditanda tangani langsung oleh warga penerima bantuan.

Ketika disinggung apakah dirinya keberatan dituding melakukan pungli. Erni mengaku mengancam akan melapor balik ke polisi jika apa yang dituduhkan kepadanya tersebut tidak terbukti.

“Saat ini saya masih pikir-pikir dulu mengenai sikap saya kedepan. Tetapi intinya jika semua yang dituduhkan ke saya ini tidak benar dan tidak ada bukti saya akan melaporkan balik pencemaran nama baik dan fitnah,”tandasnya. (tr-45/hargo)

Share

Leave a Comment