Barang Kredit Diduga Digelapkan


Hargo.co.id GORONTALO – Kasus yang muncul dari perdagangan dengan cara kredit terus bermunculan. Kali ini salah satu perusahaan jasa kredit di Kota Gorontalo melaporkan NK alias Opi, warga Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

NP dilaporkan ke Polres Gorontalo Kota lantaran telah menjual sebuah freezer Sharp yang dikreditnya, Jumat (25/11).

Para nasabah kredit harus berhati-hati ketika menjual barang yang masih dalam tahap angsuran kredit. Ironinya, giliran dilakukan penagihan, NK tak mau melunasinya.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, Kejadian ini bermula saat Dedi Poluo warga Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo salah satu karyawan pihak perusahaan kredit, Dedi yang saat itu menyampari rumah milik Novi dengan bertujuan untuk menagih kredit yang sudah di lakoni Novi sejak pada bulan Agustus tersebut, sesampainya di rumah Novi, seperti biasanya Dedi kemudian menagih uang angsuran setiap bulanya, Novi kemudian mengatakan bahwa ia sudah tidak berurusan lagi dengan pihak perusahaan karena ia telah melakukan penjual arang tersebut kepada orang lain.

Dedi salah seorang karyawan yang di rugikan merasa sangat di rugikan atas keptusan yang di lakukan oleh Novi, Dedi kemudian tetap berusaha agar Novi bisa membayar uang angsurannya yang masih mencapai 10 bulan tersebut, namun Novi tetap bersikeras tetap tidak akan membayar uang tersebut.

Merasa di rugikan Dedi kemudian langsung melaporkan kasus tersebut ke pihak Mapolres Gorontalo.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Ronny Yulianto melalui Kasat Resrkim AKP Tumpal Alexander mengatkan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan kepada korban, kalau terbukti kami akan melakukan pemanggilan kepada terlapor,” ujar Tumpal. (tr-49/hargo).

Share

Leave a Comment