BMKG : Waspada Banjir Bandang


Hargo.co.id GORONTALO – Prediksi Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo, hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih mengintai secara umum wilayah Gorontalo. Hal itu dipengaruhi oleh kondisi klimatologis Gorontalo yang mana curah hujan lebat di daerah ini terjadi di bulan Mei dan November.

Karena itu, masyarakat, utamanya yang berada di wilayah rawan banjir perlu tetap menjaga kewaspadaan. Sebab, tidak menutup kemungkinan jika hujan lebat terjadi, bakal memicu banjir bandang.

Sebelum ini, Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Gorontalo Fathrui Syahbani mengungkapkan hujan masih akan terjadi sampai Desember dengan rata-rata di atas normal. Kondisi ini terjadi baik di wilayah selatan maupun pantai utara Gorontalo. Efek dari kondisi ini dapat berimbas pada terjadinya bencana alam, seperti banjir dan longsor.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Gorontalo M. Nadjamudin, menyusul kondisi alam yang masih belum memungkikan tentunya pihak BPBD Provinsi Gorontalo selalu intens berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota. “Kita tentunya senantiasa siaga. Agar ketika warga butuh bantuan, kita bisa cepat berkasi,” kata M. Nadjamudin.

Untuk korban banjir di wilayah Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo sebelum ini kata M. Nadjamudin sudah dapat ditangani dengan baik. Bantuan terus dikucurkan terhadap para korban baik dari pemerinath maupun pihak swasta, relawan, dan organisasi kemasyarakatan dan kemahawasiswaan.

“Nanti pendistribusiannya kita serahkan langsung kepada mereka juga sekaligus kita meminta mereka untuk berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Gorontalo dan pemerintah Kabupaten Boalemo,” jelasnya.

Sejauh ini kata M. Nadjamudin, bantuan terus berdatangan baik yang diserahkan ke pemerintah Provinsi atau langsung ke kabupaten. Bantuan tidak saja datang dari instnasi pemerintah saja. Tapi juga dunia usaha, swasta, sampai dengan organisasi mahasiswa dan kemasyarakatan.(tr-48/and/hargo)

Share

Leave a Comment