Bonbol Marak Lakalantas


SUWAWA – Wilayah Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) cukup marak terjadi kecelakaan lalu lintas. Salah satu pemicu tingginya kecelakaan lalu lintas ini karena dipicu minimnya kesadaran masyarakat dalam berkendara.

Disamping itu kondisi pengendara yang mengantuk atau dipicu minuman keras (Miras) juga kadang menjadi penyebab. Ada lagi karena faktor kendaraan yang tidak sesuai dengan standar keamanan dalam berkendara.

Menyusul maraknya kecelakaan lalu lintas di Bonbol ini, Kepala Unit (Kanit) Lakalantas Bonbol Bripka Yunarto Rivai mengimbau agar masyarakat lebih menyadari pentingnya menaati rambu-rambu lalu lintas.

Disamping itu, jika sedang atau hendak berkendara harapannya dapat memperhatikan keadaan fisik. Jika memang kondisi tidak memungkinkan seperti mengantuk atau sakit sebaiknya tidak memaksakan diri. Selain itu juga untuk kendaraan yang digunakan harus selalu memenuhi standar.

Berikut untuk pengendara roda dua diharapkan agar selalu menggunakan helm standar.

“Kita juga meningatkan agar jangan kebut-kebutan atau balapan liar. Bagi para orang tua diharapkan untuk tidak membiarkan anak-anak berkendara secara leluasa. Karena biasanya mereka sering balapan liar,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, di kawasan jalan di wilayah Bone Bolango (Bonbol) cukup banyak terjadi insiden lakalantas. Terakhir terjadi pada Sabtu, pekan kemarin yang menyebabkan dua nyawa melayang dalam insiden itu, yakni Yusdin Hamdata (16) warga Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa dan Sukrin Anggowa (21) warga Desa

Tilangohula, Kecamatan Suwawa Timur. Sementara itu, dua korban lainnya masih dirawat kritis.

Diantaranyanya adalah, Indra Supono(22) warga Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa.

Menurut Brpika Indra, saat ini kasus tersebut dalam penanangan serius Polres Bonbol. Pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi berikut mengamankan barang bukti (Babuk).

“Yang pasti kasus ini sedang kita tangani. Untuk sementara masih dalam tahap penyelidikan,” pungkasnya. (csr/hargo).

Share

Leave a Comment