Dari Tes DNA, Ini Identitas Mayat yang Ditemukan di Leato

Dari Tes DNA, Ini Identitas Mayat yang Ditemukan di Leato Petugas Polres Gorontalo Kota saat mengumpulkan rangka dan jasad korban yang berserakan, Jumat, (30/9). TKP di kawasan perbukitan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo. (foto : Natha/GP).

Berita Terkait


GORONTALO, Hargo.co.id – Misteri mayat yang ditemukan di perbukitan di Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, pada Jumat, (30/9), terjawab sudah.

Dugaan petugas kepolisian meleset. Mayat memang benar adalah Iswanto Kumaah, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), asal Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Hasil tes tersebut tersebut resmi diterima petugas Polres Gorontalo Kota dari Laboratorium Forensik Makasar, Sulawesi Selatan, kemarin, (11/11).

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, sebelumnya pada bulan Oktober Jumat (30/9) mayat tersebut pertama kali ditemukan Arsyad Abdul (59). Saat itu, Arsyad tengah mencari kayu di kawasan perbukitan.

Saat tengah mengumpul kayu, ia kaget melihat ada tengkorak kepala manusia di bawah pohon.

Arsyad yang ketakutan itu segera lari tunggang langgang menuju pemukiman masyarakat dan memberitahukan apa yang dilihatnya diatas bukit itu kepada pemerintah kelurahan.

Saat ditemukan di TKP, kondisi mayat korban sangat mengenaskan. Kondisi mayat diperkirakan berada di TKP sudah sekira 3 bulan.

Terkecuali kaki, tubuhnya tinggal rangka. Selain itu posisi bagian-bagian rangkanya itu terpisah-pisah.

Tengkorak kepala misalnya di temukan 10 meter dari tubuh utama. Tak jauh dari tubuh utama pula, di temukan penggalang tulang belakang korban. Di TKP terdapat tali gantungan diatas pohon.

Tubuh utama mayat itu mengenakan kemeja kota-kotak hitam biru, dipadu celana jeans. saat itu mayat tersebut hanya meninggalkan slayer berwarna biru bertuliskan mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi, Fakulas Ekonomi, UNG angkatan 2013.

Dari hasil temuan slayer tersebut pihak Polres Gorontalo kemudian langsung melakukan penyelidikan, saat di melakukan penyelidikan ke UNG pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa ada mahasiwa jurusan ekonomi Angkatan 2011 UNG yang memang selama ini tidak di ketahui keberadaanya bernama Iswanto berasal dari Kepulauan Banggai, Sulteng.

Share

Leave a Comment