Deklarasi Damai di Gorontalo Ricuh

Deklarasi Damai di Gorontalo Ricuh Massa pendukung pasangan NKRI-ZIHAD terlibat aksi saling dorong saat pelaksanaan deklarasi Pilgub damai di grand Sumber Ria, Kota Gorontalo, Jumat (28/10). (Natha/Gorontalo Post)

Berita Terkait


GORONTALO, Hargo.co.id – Deklarasi Pilgub Damai di Grand Sumber Ria, Kota Gorontalo, Jumat (29/10) tak berlangsung damai. Dua kubu massa pendukung Zainuddin Hasan-Adhan Dambea (ZIHAD) dan Rusli Habibie-Idris Rahim (NKRI) nyaris baku hantam.

Keduanya massa yang tersulut emosinya itu sempat saling dorong.

Beruntung, aparat kepolisian yang bersiaga di lokasi acara, bertindak cepat untuk segera mengendalikan situasi sehingga kericuhan cepat teratasi.

Acara yang dimulai sekitar pukul 15.00 wita itu, awalnya berlangsung aman. Kegiatan itu dihadiri oleh tiga calon bersama puluhan tim sukses dan masa pendukung.

Ketiga calon itu masing-masing pasangan nomor urut satu, Hana Hasanah Fadel Muhammad-Toni Junus atau duet HATI.

Namun yang terlihat hadir dalam acara itu hanya Toni Junus. Sementara Hana Hasanah hingga usai acara tak terlihat. Lalu pasangan nomor urut dua, Rusli Habibie-Idris Rahim atau duet NKRI.

Pada acara kemarin yang hadir hanya Idris Rahim. Sementara Rusli Habibie tidak hadir. Kemudian pasangan nomor urut tiga, Zainudin Hasan-Adhan Dambea atau duet ZIHAD.

Keduanya hadir dan kompak mengenakkan kemeja putih.

Kegiatan itu berlangsung meriah. Para pendukung pasangan calon saling beradu yel-yel, dan meneriakkan nomor urut paslon yang didukung.

Namun sekitar pukul 16.00 wita, suasana acara mulai berubah. Ketika itu pembawa acara meminta paslon untuk naik ke atas panggung dan didampingi oleh Ketua dan Sekretaris Pemenangan untuk membacakan deklarasi Pilkada berintegritas dan damai.

Share

Leave a Comment