Demo Pilgub Ricuh, KPU Jadi Sasaran Amuk Massa

Demo Pilgub Ricuh, KPU Jadi Sasaran Amuk Massa Personil gabungan Polda dan Polres Bonbol memukul mundur masa aksi yang melakukan unjuk rasa di kantor KPU dalam Simulasi yang digelar, Kamis, (20/10).

Berita Terkait


Hargo.co.id GORONTOAL – Unjuk rasa ratusan masa aksi di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo berujung ricuh.

Masa aksi mengamuk dan melakukan aksi anarkisme hingga bentrok dengan personil Polres Bone Bolango (Bonbol) yang mengawal aksi tersebut.

Unjuk rasa ini ditengarai ketidakpuasan masa aksi terhadap keputusan KPU Provinsi Gorontalo, yang dianggap telah merugikan salah satu pasangan calon (Paslon) Pilgub Gorontalo, Kamis, (20/10). Demo yang berujung bentrok ini terjadi menyusul aksi pada ratusan masa yang memaksa masuk ke kantor KPU.

Mereka mencoba menerobos pagar barisa polisi yang siaga mengawal KPU. Karena kalah jumlah, personil Polres Gorontalo dibuat kewalahan.

Untung saja bantuan dari Polda Gorontalo cepat datang. Tim gabungan Polda Gorontalo dari satuan Sabhara dan Brimob turun dengan mobil watter cannon serta senjata gas air mata.

Personil Polda dan Polres Bonbol berhasil memukul mundur masa aksi. Situasi pun kembali stabil.
Begitulah skenario Simulasi dalam rangka pengamanan Pilkda Gorontalo yang digelar jajaran Polda Gorontalo di GOR David-Tonny, kemarin.

Kapolda Gorontalo Brigjend Pol Hengkie Kaluara, usai pelaksanaan Simulasi pengamanan Pilgub kepada awak media menjelaskan, inti dari pelaksanaan Simulasi adalah mempersiapkan anggota dalam menghadapi pemilihan gubernur, sehingga menjadi trampil dalam menghadapi situasi yang paling sulit, ketika mengamankan Pilgup yang tahapannya sudah mulai jalan.

Ditanyakan jumlah personil yang akan diturunkan dalam mengamankan Pilgub, Kapolda Gorontalo menegaskan, yang akan diturunkan sebanyak 1352 personil, sesuai tahapan-tahapan Pilgub nantinya.

“Kalau dilihat dari latihan atau simulasi tadi, sudah mencapai hingga 80 persen, kesiapan mereka sudah hampir sempurna, melihat dari ancaman yang berpariasi. Kita belum bisa memprediksi apa uang akan terjadi, tapi paling jelek sudah kita persiapkan,” terangnya. (ded/hargo)
.

Share

Leave a Comment