Di Bubeya Sudah 8 Orang, Warga Minta Dikes Lakukan Fogging


Hargo.co.id BONBOL – Penyebaran penyakit Demam berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) patut diseriusi.

Pasalnya, warga yang terserang DBD di wilayah itu terus bertambah. Di Desa Bubeya saja, saat ini jumlah penderita DBD sudah mencapai 8 orang.

Ironinya meski jumlah penderita DBD sudah cukup mengkhawatirkan, namun belum ada tindakan kongkrit dari instansi terkait untuk melakukan tindakan-tindakan penanganan penyebaran nyamuk DBD di kawasan itu.

“Minimal ada fogging, tapi sampai kini tidak ada. Kita sangat berharap ada tindakan dari pemerintah untuk membantu warga membasmi nyamuk DBD yang saat ini terus menyebar di desa tersebut,” harap sejumlah warga Desa Bubeya ketika diwawancarai Gorontalo Post, kemarin, (4/11).

Kepala Desa Bubeya Abdul Hais mengatakan, saat ini memang benar belum ada penyemprotan di Desa tersebut. Namun pihaknya sudah mengkordinasikan hakl tersebut ke pihak Dinas kesehatan Kabupaten Bonbol, dan mereka berjanji akan melakukan fogging di desa tersebut, dan pihaknya berharap agar penyemprotan tersebut tak saja di lakukan di tempat yang tertentu, melankan harus di lakukan di seluruh bangunan yang ada di desa itu.

“Usahakan satu kampung yang mo disemprot. Jangan hanya setengah-setengah supaya nyamuk tidak menyebar atau berpindah,” kata Kades.

Kasi Pelayanan Medis RS Toto kabila Milyadi Maksum pernah mengatakan, untuk membasmi nyamuk DBD tersebut, tak cukup dengan di lakukan fogging di seluruh tempat, pasalnya jentik-jentik nyamuk tak mudah mati jika hanya di lakukan fogging.

Sehingganya untuk membasmi hal itu, maka pula ada kesadaran dari masyarakat, untuk melakukan 3 M sehingga jentik-jentik nyamuk tersebut tak bisa berkembang lagi,”jika di lakukan, maka hal itu akan dapat tercegah, dan lebih di utamakan adalam pembersihan lingkungan sekitar,”jelasnya. (tr-48/hargo)

Share

Leave a Comment