Di Gorontalo Warga Rame-rame Ajukan Kredit


 

Hargo.co.id GORONTALO – Isu rush money (penarikan uang besar besaran secara tunai) di sejumlah bank telah menjadi viral di media sosial sejak beberapa hari belakangan.

Bahkan, pada 21 November lalu, sejumlah video yang disebarkan di medsos memperlihatkan banyak warga yang seakan mulai menarik dananya di sejumlah bank di Jakarta.

Penarikan dana besar besaran secara tunai ini ternyata tidak terjadi di Gorontalo, meski sebagian besar warga merupakan muslim.

Yang ada, sebaliknya warga di Gorontalo, justru warga banyak yang mengajukan permintaan kredit di bank. Bukan menarik dana tabungan.

Sebagaimana pantauan Gorontalo Post, di beberapa bank, sejumlah nasabah terlihat mengantri.

Namun, mereka mengikuti antrian sebagian besar untuk melakukan transaksi meliputi penyetoran kredit, permintaan kredit dan pembukaan rekening.

“Alhamdulillah, sampai saat ini, isu rush money tidak mempengaruhi kondisi di Gorontalo. Masyarakat Gorontalo sudah sangat paham soal isu itu. Sekarang kondisi bank kami normal, nasabah yang datang ke kantor, rata rata untuk setor atau pinjaman kredit dan buka rekening,” kata Manager Bisnis Mikro, Bank BRI Gorontalo, Raflin Kunu, saat diwawancarai Gorontalo Post, kemarin.

Sebagaimana diketahui, di Gorontalo jumlah tabungan ataupun deposito masyarakat masih sangat rendah. Ini terlihat dari total dana pihak ketiga (DPK) yang berada di perbankan di daerah ini, yang hanya mencapai Rp 4,5 triliun saja. Sementara untuk kredit sudah mencapai Rp 9,5 triliun.

“LDR kita pada Oktober lalu sudah 205 persen. Ini menandakan di Gorontalo untuk penyaluran kredit tidak lagi bermasalah atau telah disalurkan dengan baik, namun untuk DPK masih harus menjadi perhatian, masyarakat harus lebih gemar untuk menabung,” kata Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kpw Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, Akhmad Kosasih belum lama ini.

Sementara itu, Manager UK3, Kpw Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, Unggul Priatna W SE, MM juga menegaskan, isu rush money belum berpengaruh sampai ke Gorontalo. “Perbankan kita sekarang ini kuat, jadi tidak perlu khawatir soal itu,” tegasnya.(dan/hargo)

Share

Leave a Comment