Diduga Depresi, Warga Pantungo Gantung Diri


Hargo.co.id GORONTALO – Sulitnya lapangan pekerjaan di Gorontalo membuat AD warga Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo tenggelam dalam depresi berat.

Kenyataan hidup yang pahit membuat pria berusia 43 tahun itu nekat menghabisi nyawanya sendiri di tali gantungan. Aksi dari AD ini benar-benar membuat geger warga sekitar, Selasa, (21/11).

Informasi yang diangkum Gorontalo Post, korban pertama kali ditemukan oleh Olin Daud, (50). Olin merupakan kakak kandung korban. Waktu itu Olin baru saja pulang dari melayat di rumah duka salah satu warga. Ia meninggalkan AD yang statusnya bujanangan itu sendirian di rumah.

Sekira pukul 09.00 Wita, Olin kemudian balik ke rumah. Namun ia terkejut karena AD sudah tidak berada lagi di dalam rumah. Karena khawatir dengan kondisi sang adik, Olin pun segera bergegas mencari Ad di belakang rumah yang biasanya dikunjungi adiknya itu. Ketika tiba di lahan kosong di belakang rumah, Olin langsung terkejut.

Mulutnya tak biasa berkata apa-apa. Matanya melototi, jasad sang adik yang kini tergantung di atas pohon kelapa. Cepat-cepat Olin segera menurunkan AD dengan mengeluarkan tali yang melilit lehernya.

Oleh Olin, AD kemudian segera dilarikan ke Puskesmas Telaga Biru. Sayangnya, nyawa korban tidak berhasil terselamatkan. Diduga korban sudah tewas sebelum mendapatkan penanganan medis oleh petugas Puskesmas.

Menurut keterangand dari Olin, waktu AD ditinggal sendirian di rumah, ia terlihat murung. Seperti ada sesuatu yang berat dan terus menjadi beban pikiran.

“Waktu saya temukan ia tergantung, saya sempat merasakan ia masih dalam kondisi bernafas. Badanya masih bergerak,” katanya.

Ketika dikonfirmasi Kapolsek Telaga Biru Iptui Yamin Miolo mengatakan, saat ini jasad dari korban sudah diserahkan petugas kepolisian ke pihak keluarga.

Pihak keluarga menolak setelah petugas mengajukan permintaan untuk dilakukkan otopsi.

Menurut Kapolsek, untuk sementara motif yang terungkap, kasus bunuh diri ini diduga karena AD mengalami depresi berat.

“Meski begitu kita tetap akan menyelidiki kasus ini. Namun penyelidikannya masih kita tunda dulu mengingat keluarga masih dalam keadaan berduka cita,” jelasnya. (tr-53/hargo).

Share

Leave a Comment