DKPP Klaim Tak Ada Kemasan Jagung Palsu

DKPP Klaim Tak Ada Kemasan Jagung Palsu Label pada kemasan jagung bisi dua yang merupakan bantuan kepada masyarakat tidak bisa dihapus dan menandakan keaslian dari benih jagung bantuan. (F. Zulkifli Tampolo/ Gorontalo Post)

Berita Terkait


 

Hargo.co.id MARISA – Kemasan jagung yang diberikan kepada masyarakat semuanya murni dan bukanlah palsu. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan label pada kemasan jagung tersebut.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DPPKP), Yance Rumondor melalui Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Meriwati Maku yang diwawancarai kemarin menjelaskan, kemasan jagung bisi 2 yang diperuntukkan untuk masyarakat itu memiliki label dan tidak bisa dihapus.

“Memang tulisan bisi 2 pada kemasan bisa dihapus. Hanya saja labelnya tidak bisa dihapuskan,” ungkapnya.

Lanjut kata Meriwati Maku, pemberian benih jagung bisi 2 kepada masyarakat ini merupakan program pengembangan budidaya jagung hibrida yang bersumber dari anggaran APBNP.

Khusus untuk Pohuwato, ada kurang lebih 7.113 hektare lahan yang bakal ditanami jagung dengan jumlah benih yang disalurkan yakni sebanyak 106,695 ton dan diserahkan kepada kurang lebih 391 kelompok tani yang tersebar di 65 desa se Pohuwato.

“Oleh karena itu, jika ada kelompok tani atau petani yang belum memahami, maka silahkan dikomunikasikan atau dikoordinasikan. Pada dasarnya, bantuan benih jagung bisi dua tersebut bukan palsu atau imitasi. Semuanya memiliki kualitas yang sama,” pungkasnya. (kif/hargo)

Share

Leave a Comment