Dua Basudara Nyaris Baku Bunuh Gara-gara Daun Pisang

Dua Basudara Nyaris Baku Bunuh Gara-gara Daun Pisang Ibrahim Tangkudung menjalani pengobatan di Puskesmas Kwandang, akibat tebasan parang di tangan kanan, Senin, (9/1). Iwan Tangkudung juga dirawat intensif di tempat yang sama akibat luka robek di bagian kepala. (Foto. Andi/GP)

Berita Terkait


GORONTALO Hargo.co.id – Hanya karena persoalan daun pisang, Ibrahim Tangkudung (58) dan Iwan Tangkudung (51) terlibat perkelahian sengit. Dua kakak beradik di Desa Leboto, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) itu nyaris bunuhan di kawasan kebun milik orang tua mereka, memasuki waktu Magirb, Senin (9/1).

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post (grup Hargo.co.id), kejadian bermula ketika Ibrahim sedang mencari ternak sapi miliknya di kebun milik orang tua. Tiba-tiba saja, Iwan datang mendekat dan menyakan kepada Ibrahim perihal ternak sapi yang sering di lepas di kebun. Iwan menuding, lantaran ternak sapi Ibrahim, daun pohon pisang di kebun habis.

Ditegur sang adik dengan cara demikian, diduga Ibrahim langsung tersinggung. Lantaran emosi, Ibrahim mencabut patok-patok yang menjadi pembatas tanah tersebut. Patok tersebut sebelumnya dipasang oleh Iwan sebagai bentuk klaim kebun tersebut menjadi warisan yang diterimanya dari orang tua.

Melihat hal tersebut, Iwan langsung naik darah dan mencabut parangnya yang terselip di pinggang sebelah kiri. Sejurus kemudian Iwan mengayunkan parangnya itu untuk menyerang Ibrahim. Akibatnya, tangan sebelah kanan Ibrahim terluka karena berusaha menangkis ayunan parang. Meski telah luka, rupanya Ibrahim tak mau kalah. Ia kemudian mengambil sebatang patok kemudian menghantam kepala Iwan hingga terjatuh. Perkelahian antara kakak beradik ini pun seketika gempar. Istri Iwan yang terlebih dahulu mengetahui kejadian itu segera meminta bantuan warga sekitar.

Warga pun datang berbondong-bondong ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka berhasil melerai perkelahian itu. Oleh warga, Ibrahim yang sudah terluka langsung dilarikan ke Puskesmas Kwandang, sementara Iwan digiring ke Polsek Kwandang setelah sebelumnya diberikan pertolongan pertama karena kondisi kepalanya yang luka akibat hantaman patok.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Kwandang AKP Omizon Eka Putra,SH,SIK mengatakan, saat ini IW sudah diamankan di Kantor Polsek Kwandang untuk menjalani pemeriksaan, sementara korban Ibrahim masih dirawat di Puskesmas. “Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. Kita masih akan memanggil para saksi yang mengetahui persis kejadian di TKP,” jelasnya. (tr-53/hargo)

Share

Leave a Comment