Fidel Castro Hingga Meninngal Tak Berhenti Menyumpahi AS


Hargo.co.id -Pemimpin revolusi Kuba Fidel Castro berpulang Jumat (25/11). Dia meninggal di usia 90 tahun.

Kepastian kematiannya diumumkan adik sekaligus Presiden Kuba Raul Castro melalui siaran televisi nasional Sabtu pagi (26/11).

Raul tidak memberikan detail kematian kakaknya tersebut Namun, Fidel Castro memang sudah lama memiliki masalah kesehatan.

Raul hanya menyebutkan bahwa Castro mengembuskan napas terakhir pada Jumat pukul 22.29 waktu setempat atau kemarin pukul 12.00 WIB.

“Sesuai dengan wasiat Kamerad Fidel, jenazahnya akan dikremasi Sabtu pagi,” ujar Raul. Pemerintah menetapkan masa berkabung selama sembilan hari.

Baru setelah itu jenazah pemimpin yang berkuasa sesudah berhasil melancarkan kudeta tersebut akan dimakamkan. Tepatnya pada 4 Desember mendatang.

Kabar itu memang datang tiba-tiba. Namun tidak mengejutkan karena kondisi Castro memang sudah tidak fit lagi. Bahkan, setelah menyerahkan jabatannya kepada Raul, Castro jarang tampil di depan publik.

April lalu dia sempat hadir dalam kongres Partai Komunis yang didirikannya. Saat itu dia sempat menyampaikan pidato yang mengindikasikan bahwa usianya tidak akan lama lagi.

“Saya akan segera berusia 90 tahun. Ini adalah sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan. Segera saya akan berakhir seperti yang lainnya.

Semua orang memiliki giliran masing-masing,” ujar ayah sembilan anak tersebut kala itu. Hal senada dia ungkapkan dalam pidato perayaan ulang tahunnya pada 13 Agustus lalu. Itu adalah kali terakhir dia tampil di depan publik.

Luar biasa kehidupan pria yang memiliki penampilan khas seragam militer plus cerutu itu. Meski begitu banyak orang yang ingin membunuhnya, dia bisa bertahan hingga sembilan dekade.

Share

Leave a Comment