Gadai BPKB, Diminta Bayar Denda, Akhirnya Lapor di Polisi

Gadai BPKB, Diminta Bayar Denda, Akhirnya Lapor di Polisi Ilustrasi

Berita Terkait


Hargo.co.id GORONTALO – Lantaran BPKB tak dikembalikan oleh salah satu perusahaan finance di Gorontalo, Raya Karim, warga Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo menempuh jalur hukum. Ia melaporkan finance tersebut atas dugaan kasus penipuan, baru-baru ini, Sabtu (22/10).

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kejadian bermula ketika Raya Karim mendatangi pihak kantor finance yang berada di Kelurahan Limba U II, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Senin, (17/10). Ia datang untuk menebus BPKB sepeda motor Honda DM 2182 AS yang sebelumnya,  ia gadaikan di kantor pembiayayaan tersebut.

Tiba-tiba saja ketika Raya hendak menbus BPKB tersebut, perusahaan setempat tidak memperkanankan Raya mengambilnya. Kecuali terlebih dahulu melunasi denda sebesar Rp 10 juta.

“Saya kaget. Padahal saya sudah melunasi hutang dan semua tunggakan. Tahu-tahu saya diminta membayar denda sebanyak itu, baru BPKB saya akan diberikan. Ini penipuan,” ujar Raya.

Menurut Raya, ia berusaha untuk melakukan mediasi dengan pihak finance. Namun, perusahaan tersebut bersikukuh Raya harus membayar denda tersebut sebelum mengambil BPKB. Merasa jalan musyawarah sudah tertutup, Raya pun akhirnya membawa kasus ini ke pihak kepolisian. Ia melaporkan perusahaan finance tersebut dengan tuduhan kasus penipuan.

Ketika dikonfirmasi Kapolres Gorontalo Kota AKBP Ronny Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Tumpal Alexander mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut. Saat ini kasusnya akan dilakukan penyelidikan sesuai prosedur. (tr-49/hargo)

Share

Leave a Comment