Gadis di Bawah Umur Dibawa Kabur


Hargo.co.id GORONTALO – Kasus kekerasan sampai dengan bawa lari anak di bawah umur akhir-akhir ini cukup marak terjadi di Gorontalo.

Sebelumnya, gadis berusia 12 tahun di Desa Bubeya, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) menjadi korban dugaan kasus pencabulan.

Kali ini giliran gadis berusia 16 tahun sebut saja Mawar, warga Desa Alata Karya, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara dibawa kabur pria yang selama ini dekat dengannya.

Sebagaimana laporan rekan Mawar yang menjadi saksi dalam kasus ini, pelaku yang diduga membawa kabur putri Mawar inisial RL (23) warga Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kejadian itu terjadi, Selasa, (21/11), saat itu Mawar pergi bersama salah satu temanya ke Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Mereka berangkat dari Kwandang sekitar pukul 17.00 wita dengan menaiki angkutan umum. Diduga Mawar dan rekannya itu pergi bertemu dengaan RL yang diketahui sang ortu memiliki hubungan khusus dengan Mawar.

Dari Limboto, RL dan Mawar serta rekannya yang diketahui inisial FD itu pergi menuju rumah FD di Telaga. Dari rumah FD, selanjutnya RL dan Mawar pamit. Namun hingga kini tak kunjung balik lagi ke rumah FD.

Karena khawatir dan merasa bertanggungjawab karena telah membawa Mawar dari Kwandang, FD pun melaporkan kejadian ini ke ayah Mawar. Merasa keberatan dengan kejadian ini, sang ayah mengadukan kasus tersebut ke Polres Gorontalo.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo AKP Dedi Supriyatno,SIK ketika dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, pihaknya baru saja menerima laporan ayah Mawar. Selanjutnya kasus tersebut masih akan dilakukan penyelidikan.

“Kasusnya masih kita tangani. Nanti kita liat bagaimana selanjutnya. Jika benar, maka yang bersangkutan (RL) akan diproses sesuai ketentuan,” tandasnya. (tr-53/hargo).

Share

Leave a Comment