Gorontalo Dikepung Banjir


 GORONTALO, Hargo.co.id – Bencana banjir dan longsor seakan menjadi langganan di daerah ini, setiap kali musim penghujan, selalu saja terjadi.

Banjir selalu menghantai. Warga pun seakan tak berdaya, harta benda rusak, lahan pertanian hancur, kenyamanan terusik, menimbulkan kerugian yang tidak sedikit, bahkan nyawa terancam.

Curah hujan yang cukup deras pada Selasa (26/10) sore dan Kamis (27/10) dini hari, mampu merendam 15.977 jiwa di daerah ini, tersebar di Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo, Gorontalo Utara, Boalemo dan paling parah di Kabupaten Gorontalo.

Pantauan Gorontalo Post (grup hargo.co.id), bencana banjir juga merusak infrasturktur umum, seperti jalan dan jembatan, fasilitas publik lumpuh dan tidak melakukan pelayanan.

Misalnya RS MM Dunda Limboto, termasuk sejumlah sekolah yang diliburkan. Pemerintah Kabupaten Gorontalo, menjadikan bencana bajir kali ini adalah yang terparah dan ditetapkan sebagai daerah darurat bencana.

Luapan sungai Bionga, Sungai Paguyaman, Sungai Marisa, Meloopu dan Sungai Bulota sedikitnya merendam 14.680 jiwa atau 2.936 KK.

Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo Rahmat Doni Lahati mengungkapkan, bencana terparah di wilayah Boliyohuto, tepatnya di Desa Tolite dan sekitar. Tinggi air di wilayah mencapai 3 sampai 4 meter. Lebih mengkhawatirkan lagi, airnya berderas sehingga berpotensi menghanyutkan.

“Kita baru saja dapat informasi masyarakat sekitar, banjir bukannya surut di wilahyah itu, tapi malah terus naik,” kata Doni tadi malam pukul 21.00 Wita, tadi malam.

Banjir kali lanjut Doni cukup luas. Sebab terjadi di 10 kecamatan. Beruntung tidak ada korban jiwa. Pemerintah pun sudah turun dan mengevakuasi warga. Posko dan dapur umum di dirikan tiga titik, yakni di Gedung Kasmad Lahay serta, di Desa Tenilo, dan terakhir di Desa Tolite.

Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo mengatakan, daurat bencana ditetapkan 14 hari kedepan.

“Saya minta ini dinas kesehatan segera koordinasikan dengan pihak RSAS. Bagaimana jaminan kondisi pasien kita,” tegasnya.

Share

Leave a Comment