Gorut Kembangkan Wisata Tracking Manggrove


 

ANGGREK, hargo.co.id – Gorontalo Utara (Gorut) mulai bergerak lebih luas untuk mengembangkan kepariwisataan.

Setelah wisata Pulau Saronde, Gorut kini mulai mengembangkan wisata alam mangrove. Hal itu ditandai dengan pembangunan Tracking Manggrove di kawasan Desa Langge, Kecamatan Anggrek.

Bupati Gorut Indra Yasin mengatakan, hal ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan daerah Eko-Wisata Hutan Mangrove.

Indra Yasin meninjau langsung pekerjaan Tarcking Mangrove didampingi Kadis Perikanan dan Kelautan Gorut, Dinas Pariwisata Gorut, bersama jajaran Pemerintah Kecamatan dan Desa, Senin, (10/1).

Indra menilai, lokasi Pembangunan Tracking Mangrove di Desa Langge sangat strategis untuk dijadikan lokasi eko-Wisata alam dan mangrove.

“Ya, dengan adanya bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan melalui pendanaan IFAD (International Fund for Agricultural Development) dan Dana Desa, dapat dikembangan juga sebagai lokasi Objek Wisata Alam maupun Mangrove”, jelasnya.

Selain itu, Sumber daya alam yang tersedia juga harus dikembangkan oleh masyarakat sekitar. Mengingat Lokasi Tracking Manggrove di desa Langge sudah banyak dikunjungi masyarakat Lokal baik Kabupaten Gorut maupun masyarakat Provinsi Gorontalo.

Sehingga, Bupati berharap penyelesaian Pembangunan yang hampir 90 persen tersebut, dapat dimanfaakan masyarakat dan pemerintah sekitar untuk mengembangkan mata pencaharian guna meningkatkan perekonomian. (abk/hargo)

Share

Leave a Comment