Gugatan MK, Indrawanto-ICW Persoalkan Calon Terpidana


GORONTALO, Hargo.co.id – Kendati telah diakomodir dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Persoalan tentang pencalonan narapidana pada Pilkada masih bergulir.

Bahkan, dalam gugatan judicial review atas Undang-undang-Undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada yang diajukan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie k Mahkahmah Konstitusi (MK), persoalan status terpidana dalam pencalonan ikut dipersoalkan.

Adalah Indrawanto Hasan, Indonesian Corruption Watch (ICW) dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) yang turut mempersoalkan status pencalonan terpidana dalam gugatan UU nomor 10 tahun 2016. Indrawanto bersama ICW dan Perludem ikut mendaftarkan diri sebagai pihak terkait dalam gugatan tersebut.

Dalam persidangan yang digelar pada Selasa (25/10) lalu, Indrawanto mempersoalkan norma pasal 7 ayat (2) huruf g UU nomor 10 tahun 2016.

Yaitu tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau bagi mantan terpidana telah secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa yang bersangkutan mantan terpidana.

“Dilarangnya seorang terpidana maju sebagai calon kepala daerah menyangkut etika dan moral calon pemimpin,” kata Indrawanto.

Lebih lanjut Indrawanto menyampaikan, apabila terpidana hukuman percobaan diakomodir dalam pencalonan kepala daerah, ketentuan ini jelas tidak konsisten dengan upaya pemerintah dalam memakzulkan kepala daerah yang berstatus sebagai terpidana, berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

“Saya meyakini mengakomodir terpidana hukuman percobaan adalah langkah membuka ruang awal yang buruk bagi kepemimpinan daerah. Idealnya pada tahap awal pencalonan merupakan juru kunci pintu demokrasi yang notabenenya melahirkan pemimpin yang bersih dan tidak tercela,” ucap pria yang akrab disapa Haji Amang itu.

Sementara itu Jamil Burhan selaku kuasa hukum ICW dan Perludem menyampaikan, Peraturan KPU nomor 9 tahun 2016 memperbolehkan bagi orang berstatus terpidana percobaan menjadi calon kepala daerah.

Share

Leave a Comment