Duh.. Duh… Hana Hasanah Nilai Panwas Kota Lebay deh

Duh.. Duh… Hana Hasanah Nilai Panwas Kota Lebay deh PASANGAN calon Gubernur-Wakil Gubernur Hana- Hasanah-Toni Junus (HATI) memberikan klarifi kasiatas indikasi pelanggaran kampanye di Panwas Kota Gorontalo, tadi malam (11/11). (foto Jalal Khan/Gorontalo Post)

Berita Terkait


GORONTALO, Hargo.co.id– Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Gorontalo, Hana Hasanah-Toni Junus, Jumat (11/11) malam, mendatangi Kantor Panitia Pengawas Kota Gorontalo.

Untuk memberikan klarifikasi terkait pembagian mukena, cipu, sajadah dan sarung saat masa kampanye.

Panwas menilai pembagian ini merupakan pelanggaran.

Pantauan Gorontalo Post (grup hargo.co.id), Hana Hasanah dan Toni S Junus tiba di kantor Panwaslu Kota Gorontalo hampir bersamaan, sekira pukul 19.30 wita.

Keduanya datang dengan pengawalan sejumlah tim pemenangan HATI yang nampak emosi dengan panggilan dari Panwaslu Kota Gorontalo.

Setibanya di Kantor Panwas, keduanya langsung masuk kedalam ruangan kantor Panwas, yang juga telah menunggu komisioner Panwaslu Kota Gorontalo, yang dipimpin langsung oleh Ketua Panwaslu Kota Gorontalo, John Purba.

Pertemuan pun berlangsung alot selama hampir dua jam lamanya.

Kedua belah pihak nampak kokoh dengan pendiriannya masing-masing.

Hana Hasanah nampak enggan dikatakan melanggar aturan oleh Panwaslu Kota Gorontalo, karena nilai barang yang dibagikan oleh timnya kepada sejumlah masyarakat Gorontalo dinilai tidak melanggar ketentuan PKPU yang menyebutkan harga barang yang diberikan kepada masyarakat nilai harganya tak boleh lebih dari Rp. 25.000/ item.

“Harga barang yang saya berikan tidak melewati harga yang disyaratkan, tapi ko’ ditegur,”tegasnya.

Dengan pernyataan tersebut, Panwas Kota Gorontalo ter;alu berlebihan.

Share

Leave a Comment