Ingin Fokus Tuntaskan Program MADU, Budi Doku Enggan Naik Panggung Pilwako 2018


GORONTALO, Hargo.co.id – Pasangan Marthen Taha-Budi Doku (MADU) nampaknya tak akan hadir lagi pada Pilwako Gorontalo 2018 mendatang. Pasalnya, Wakil Walikota Gorontalo, Budi Doku menegaskan jika tak akan ikut Pilwako mendatang dengan alasan ingin menuntaskan program MADU yang dikampanyekan pada Pilwako Gorontalo 2013 lalu.

Baik sebagai calon walikota maupun calon wakil walikota. Pernyataan ini disampaikan Budi Doku di ruang kerjanya pekan kemarin. Budi Doku memastikan Walikota Gorontalo kembali akan maju lagi sehingga dirinya memilih untuk menyelesaikan tugasnya hingga masa jabatannya berakhir.

“Terutama janji-janji kepada rakyat, saya akan tuntaskan semuanya,” ujar Budi Doku kepada wartawan. Menurut Budi, harus diakui bahwa masih banyak janji MADU kepada masyarakat Kota Gorontalo yang belum terpenuhi.

“Saya ingin di tahun 2019 nanti ada pernyataan dari masyarakat Kota Gorontalo bahwa mereka tidak salah memilih MADU karena semua yang MADU janjikan semuanya terpenuhi,” ujar mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu.’Dikatakannya, itu lebih penting ketimbang harus mengejar penghargaan yang ujung-ujungnya hanya untuk pencitraan.

Budi menepis jika keputusannya untuk tidak maju di Pilwako karena renggangnya hubungannya dengan Marthen. Apa yang dilakukannya ini semata-mata untuk memenuhi janji MADU kepada rakyat, tak ada tendensi apapun. Sebaliknya jika Marthen Taha tidak akan maju lagi, maka dirinya yang akan maju dan Marthen yang akan menuntaskan janji-janji MADU kepada rakyat.

“Makanya saya bilang ini tidak ada tendensi apa-apa, murni untuk menuntaskan semua program MADU,” tegasnya lagi. Diakui Budi, masih banyak masyarakat yang datang kepadanya menuntut janji-janji MADU yang belum sempat dipenuhi. Dan inilah yang mendorongnya sehingga memutuskan untuk tidak akan maju lagi. (jdm/hargo)

Share

Leave a Comment