Jalan Hati-Hati Minim Pagar Pengaman

Jalan Hati-Hati Minim Pagar Pengaman Kondisi akses Trans Sulawesi hati-hati yang berada di perbatasan Kecamatan Botumoito dan Mananggu, kemarin (9/11). (Foto Felix Idrus/Gorontalo Post).

Berita Terkait


Hargo.co.id BOALEMO – Akses trans sulawesi berada di perbatasan Kecamatan Mananggu dan Kecamatan Botumoito yang dikenal dengan “jalan hati-hati” masih minim pagar pengaman jalan.

Hal ini tentu berpotensi mengakibatkan insiden kecelakaan lalu lintas tak langsung terjun bebas ke jurang yang berada di kawasan tersebut.

Pantauan Gorontalo Post (9/11), kondisi akses jalan hati-hati dengan topograsi jalan yang berbukit itu belum dilengkapi dengan pagar pengaman jalan, padahal kawasan tersebut rawan terjadi laka lantas disebabkan jalan yang berkelok-kelok.

Selain itu banyak dijumpai tanjakan dan turunan.Meski demikian arus lalu lintas terlihat ektra hati-hati saat melintasi kawasan pegunungan itu.

Berdasarkan penuturan Yuyun Antu, salah seorang warga Botumoito, perlu ada tambahan lagi pagar pengaman jalan agar pengendara aman ketika terjadi insiden laka lantas.

“Biasanya kalau terjadi kecalakaan maka kenderaan roda dua maupun roda empat terjun bebas kedalam jurang. Ini akibat tidak dilengkapi dengan pagar pengaman jalan. Kami berharap agar pagar pengaman jalan yang rusak dapat segera diperbaiki oleh instansi terkait,” ujarnya.

Selain pagar pengaman jalan, kata Yuyun, dikawasan jalan hati-hati perlu dilengkapi dengan rambu lalu lintas berupa cermin ditikungan jalan, papan rambu lalu lintas untuk mengontrol arus lalu lintas.

Apalagi kawasan hati-hati rawan terjadi longsor sehingga perlu dibuat papan informasi.

“Jadi harus ada perlengkapan rambu lalu lintas untuk meminimalisir insiden kecelakaan yang terjadi dilokasi ini sekaligus sebagai informasi kepada masyarakat bdan pengendara,” jelasnya.(Tr-30/hargo)

Share

Leave a Comment