Jangan Ada Pejabat Titipan dalam Pengisian Jabatan di Pemprov


GORONTALO,hargo.co.id – Terkait dengan pengisian struktur organisasi baru perangkat darah (OPD) yang dibentuk berdasarkan PP nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo mengingatkan Plt Gubernur Gorontalo Zudan Arif agar mengutamakan objektifitas dan mengenyampingkan subjektifitas.

“Jangan ada pejabat titipan. Orang yang akan ditempatkan harus mengikuti kompetensi dan kapasitas,”kata Ketua Fraksi PKS Helmi Adam Nento.

Menurutnya, hal ini sangat penting dilakukan sebab pengisian OPD baru oleh Plt Gubernur akan menjadi pondasi pemerintahan bagi Gubernur-Wakil Gubernur terpilih hasil Pilgub 2017.

Sehingga bila pengisian OPD tidak berjalan sesuai harapan, maka akan mempertaruhkan kinerja pemerintah provinsi dalam pencapaian target pembangunan.

“Hasil kerja Plt Gubernur akan menjadi pondasi bagi pemerintahan baru. Makanya penting sekali jaminan objektifitas dalam penempatan pejabat di OPD baru,” tambah Helmi Adam.

Terkait dengan itu, Plt Gubernur Prof Zudan Arif sempat mengomentari harapan DPRD Provinsi tersebut. Dia sependapat, pengisian OPD baru ini sangat penting dan strategis dalam menentukan keberhasilan pencapaian target pembangunan.

“Di 2017, Pemprov dituntut untuk bisa menuntaskan target RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2012-2017. Sehingga ini sangat ditentukan oleh kinerja OPD baru,” tambahnya.

Prof Zudan mengingatkan kepada Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Bapperjakat) agar merujuk pada hasil assessment dalam menempatkan pejabat. Saat ini memang sedang dilangsungkan proses assesment dan pemetaan jabatan, termasuk job biding.

Desas-desus mutasi besar-besaran yang akan dilaksanakan pada akhir bulan depan, mulai menjadi perbincangan dikalangan ASN.

Apalagi tersiar akan ada ratusan pejabat yang akan kehilangan jabatan. Sejumlah pejabat pun mulai dilanda was-was “Saya sih siap saja. Namanya ASN itu, siap ditempatkan dimana saja, dan jabatan itu adalah amanah,”ujar salah satu pejabat baru-baru ini. (rmb/hargo)

Share

Leave a Comment