Jelang Demo 212, Pesawat Gorontalo-Jakarta Full

Jelang Demo 212, Pesawat Gorontalo-Jakarta Full CAPT : JAGA KETAT - Sejumlah aparat kepolisian saat melakukan penjagaan di Bandara Djalaludin Gorontalo menjelang aksi bela Islam 2 Desember, Rabu (30/11). (FOTO ARFANDI/GORONTALO POST)

Berita Terkait


GORONTALO, Hargo.co.id – Menjelang pelaksanaan aksi bela Islam 2 Desember di Monas, jumlah penumpang pesawat di beberapa maskapai penerbangan di Gorontalo mulai meningkat. Bahkan bisa dikatakan full.

Misalnya di maskapai Lion Air Gorontalo dan Garuda Indonesia Cabang Gorontalo. Di kedua maskapai ini, terjadi lonjakan penumpang sejak beberapa hari belakangan. Di Lion Air, penerbangan pagi dan siang full.

Sementara di Garuda Indonesia, jumlah penumpang mencapai 95 persen dari kursi penumpang yang tersedia. Biasanya tingkat isian pesawat Garuda Indonesia rata-rata hanya dikisaran 75-80 persen.

Manager Lion Air District Gorontalo, Yasir Hasan mengatakan, kenaikan jumlah penumpang untuk Lion Air telah terjadi sejak dua pekan lalu. “Jadi mereka (penumpang) sudah booking sejak 2 minggu lalu,” ungkap Yasir.

Ia menjelaskan, penerbangan pesawat Lion Air pagi hari jumlah penumpang mencapai 189 orang, sementara untuk penerbangan siang hari sebanyak 215 orang.

“Informasi mereka akan menghadiri sejumlah agenda penting di Jakarta, mulai dari KKIG dan pertemuan jamaah tabligh,” ungkap Yasir ketika ditanya soal tujuan para penumpang apakah terkait demo 212.

Bagaimana untuk penerbangan Batik Air (Lion Air grup), Yasir mengungkapkan, jumlah penumpang Batik Air rute Gorontalo-Jakarta hingga kini masih normal, dikisaran 80 persen.

“Yang full itu di Lion Air, kalau Batik masih normal,” ujarnya.

General Manager Garuda Indonesia Cabang Gorontalo, Antony Zulkarnain mengatakan, kenaikan jumlah penumpang khusus Garuda Indonesia mulai terasa dua hari belakangan.

“2 hari terakhir tingkat isian pesawat garuda sampai 95 persen,” ungkapnya. Namun ia tak begitu tahu, para penumpang ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan apa saja. “Penumpang secara induvidu melakukan pembelian tiket, bukan grup,” ungkapnya.

Meski belum begitu jelas, penumpang pesawat ke Jakarta ada yang akan mengikuti demo 2 Desember, namun bisa dipastikan, sejumlah warga asal Gorontalo saat ini, ada yang telah bertolak ke Jakarta untuk bergabung dengan massa aksi bela Islam III ini.

Misalnya, Pemuda Muhammadiyah Provinsi Gorontalo, yang telah mengutus lima orang masa aksi untuk bergabung dengan sejuta pemuda Muhammadiyah di Jakarta.

Ketua pemuda Muhammadiyah Provinsi Gorontalo, Masrun Yunus Rivai, mengatakan bahwa, saat ini dirinya bersama keempat rekannya sudah berada di Jakarta, guna mempersiapkan diri dalam aksi bela islam tersebut.

“Kami pemuda Muhammadiyah ada lima orang yang mengikuti kegiatan tersebut, dan saat ini sudah berada di Jakarta,” kata Masrun Yunus Rivai, saat dihubungi Gorontalo Post, Rabu (30/11).

Share

Leave a Comment