Jelang Desember, Ayam Masih Potong Stabil

Jelang Desember, Ayam Masih Potong Stabil Meski harga ayam potong masih stabil, namun diprediksi pada Desember mendatang akan mengalami kenaikan.

Berita Terkait


Hargo.co.id GORONTALO – Masih tertekannya harga cabe rawit dan bawang merah membuat harga ayam broiler atau ayam potong di pasar tradisional Limboto. Kemarin, Jumat (25/11).

Dari pantauan Gorontalo Post, harga ayam potong masih dijual dengan harga antara Rp 50 Ribu hingga Rp 55 Ribu per ekor. Adapun yang berukuran besar sekitar 2 Kg dihargai hingga Rp 60 Ribu per ekor.

Rustam, salah satu pedagang ayam broiler mengatakan, sesuai dengan tradisi harga ayam potong menjelang akhir tahun akan naik. Namun, kata pria yang akrab disapa Ka Utam ini, tergantung dengan kondisi pasar saat itu.

“Jadi, sesuai permintaan. Biasanya permintaannya naik, makanya harganya juga bisa naik,” kata Rustam.

Namun begitu, dilema yang dihadapi pedagang ayam potong tidak bisa menaikkan harga diatar 20 persen. Pasalnya, jika sudah begitu, permintaan pasti akan mengalami penurunan.

“Kecuali dekat-dekat bulan puasa, tidak apa-apa. Tapi kalau akhir tahun begini, itu tergantung permintaan tadi,” jelasnya lagi.

Tidak seperti yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara, terutama Manado cs, sudah pasti harga ayam naik.

“Disana kan mau Natal dan tahun baru. Sudah pasti naik. Beda kita kalau di Gorontalo. Yang paling ditunggu hanya momen Idul Fitri,” katanya lagi.

Hal senada juga diungkapkan Slamet, pedagang ayam kampung. Permintaan ayam kampung masih tetap stabil, terutama yang masih hidup.

“Lumayan pak. Kita sudah tau sekarang masih sepi. Biasanya, yang beli dari ibu rumah tangga. Apalagi sekarang banyak hajatan,” kata pria transmigran asli kelahiran Jawa Timur ini. Ayam kampung miliknya dijual antara Rp 75 Ribu hingga Rp 85 Ribu per ekor.(axl/hargo)

Share

Leave a Comment