Jembatan Molintogupo Terancam Ambruk


Hargo.co.id GORONTALO – Kondisi jembatan Molintogupo yang menghubungkan antaran wilayah Kecamatan Suwawa dengan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) sudah sangat memperihatinkan. Lantai dan tiang kayu jembatan itu sudah lapuk.

Bahayanya, banyak diantara pengendara yang memaksa mengambil risiko melewati akses itu. Seperti terlihat, Minggu, (20/11). Sebuah mobil pic up yang mengangkut ternak sapi memaksa melewati akses berbahaya itu hingga ban kendaraannya terperosok kedalam lubang Jembatan.

Pantauan Gorontalo Post, jembatan itu cukup ramai di lintasi kendaraan bermotor.

Aneh memang, meski kondisi jembatan berbahaya masyarakat lebih dari Suwawa Selatan yang ingin ke Suwawa atau sebaliknya lebih senang melewati kawasan itu dengan alasan mempersingkat perjalanan.

Parah yang melintas tidak saja kendaraan roda dua dan roda tiga. Kendaraan roda empat juga tak kalah nekatnya. Diantaranya adalah mobil pic Up DM 9650 BA.

Akibatnya, ban mobil tersebut terpersok. Salah satu bagian rangka kayu di lantai jembatan patah karena tak kuat menahan beban mobil mengangkut ternak sapi itu.

Untung saja, banyak pengendara roda dua yang melintasi kawasan itu memberikan pertolongan. Warga gotong royong untuk mengeluarkan ban mobil dari lubang jembatan. Diantara mereka waktu itu terlihat ketar-ketir.

Sebab, kondisi jembatan seperti mau ambruk. Lebih dari 1 jam, mobil pun berhasi dikeluarkan dari lubang.

Herdi, warga sekitar, mengaku prihatin dengan kondisi Jembatan molintogupo. Sampai dengan saat ini, belum pernah ada perhatian pemerintah. Padahal tak sedikit warga yang memanfaatkan akses ini.

“Saya sendiri setiap harim melintasi jalan tersebut. Kalau kita dari Suwawa Selatan dan ingin ke Suwawa, paling cepat ikut kawasan ini,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Iskandar yang diwawancarai Gorontalo Post usai membantu mengeluarkan mobil pic up tersebut. Ia sangat berharap Pemeritnah Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) dapat memberikan perhatian terhadap kondisi jembatan. Jangan sampai sudah ada warga yang jadi korban baru akan diperbaiki.

“Jembatan ini sangat kita butuhkan. Kita berharap pemerintah dapat memperbaikinya menjadi lebih layak,” pungkasnya. (tr-53/hargo)

Share

Leave a Comment