Kapal Bersandar, Jadi Tempat Permainan Ekstrim Bagi Anak

Kapal Bersandar, Jadi Tempat Permainan Ekstrim Bagi Anak Kapal barang yang bersandar di Pelabuhan Barang menjadi tempat permainan ekstrim anak-anak di Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo. (foto : Andi/GP)

Berita Terkait


 

Hargo.co.id GORONTALO – Perhatian orang tua terhadap anak di Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo perlu lebih ditingkatkan. Pasalnya, aktivitas bermain anak-anak di kompleks pelabuhan cukup ekstrim.

Mereka sering memanjat dek kapal-kapal barang yang bersandar dipelabuhan kemudian melakukan aksi nekat dengan meloncat dari atas dek dengan ketinggian sekira 8 meter itu.

Pantauan Gorontalo Post, Selasa, (8/11), anak-anak di kompleks pelabuhan Gorontalo tersebut terlihat asyik bermain diatas dek kapal. Jumlah mereka cukup banyak. Tidak hanya anak lelaki saja yang ikut mandi di dalam. Anak gadis juga seperti tak mau kalah.

“So torang pe permaian hari-hari ini om,” teriak anak-anak itu ketika coba ditegur awak media.

Menurut Nasrul warga, sekitar aktivias bermain anak ini terlihat setiap hari. Mereka sering mandi di wilayah pelabuhan. Ketika ada kapal yang bersandar langsung saja dikerumuni oleh mereka. Anehnya yang punya kapal tidak pernah melarang. Bahkan anak-anak itu seperti di manja bermain di tempat itu.

“Mereka justru sering disuruh untuk rampasan koin. Koin dibuang dari atas dek, setelah jatuh ke air, anak-anak itu rampasan. Mereka menyelam untuk mencari koin. Ini kan bahaya,” kata Nasrul, warga sekitar.

Pemuda berambut cepak itu merasa aneh pula, permaian ekstrim ini jarang diperhatikan oleh para orang tua. Mereka tak pernah melarang anak-anaknya untuk bermain di tempat itu.

Semestinya berbagai kejadian hanyutnya anak-anak dilaut patut menjadi pelajaran agar tidak membiarkan anak-anak mandi di laut tanpa pengawasan. Apalagi kondisi cuaca saat ini cukup ekstrim.

“Tapi anak-anak itu kebanyakan tau berenang. Seperti sudah ahli. Tapi paling tidak kalau bagi saya ini perlu ada pelarangan dari orang tua atau petugas kapal agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” imbuhnya.(tr-53/hargo)

Share

Leave a Comment