Kredit Mobil Berujung di Polisi


Hargo.co.id GORONTALO – Membeli barang dengan sistem kredit terkadang memicu masalah panjang. Bahkan bisa berujung ke ranah kepolisian.

Seperti halnya yang terjadi antara Wahid Paramata (50) warga Kelurahan Hepuhlawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo dengan IL (34), warga Desa Alata Karya, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, persoalan antara kedua warga ini muncul setelah mobil tersebut pindah tangan. Awalnya mobil jenis Mitsubishi itu dikredit Wahid.

Di tengah jalan setelah 17 kali disetor, Wahid kemudian menjualnya ke IL. Sesuai perjanjian, IL harus melanjutkan setoran kredit mobil yang masih 43 kali setoran itu.

Hari berganti minggu berganti bulan, akhirnya transaksi, kini Wahid mulai di datangi kolektor. Terungkap ternyata IL diduga tidak menyetor lanjutan mobil. Karena terus-terusan menjadi sasaran penagihan kolektor, Wahid pun hilang kesabaran. Ia melaporkan IL ke Polres Gorontalo Kota.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo AKP Dedi Supriyatno,SIK mengatakan, saat ini pihaknya baru sebatas menerima laporan korban. Selanjutnya, kasus tersebut masih akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. kami

“Untuk sementara kami akan menyelidiki apa benar adanya kasus penggelapan atau penipuan ini. Kita akan memanggil terlapor dulu untuk dimintai keterangan,” kata Dedi. (tr-53/hargo)

Share

Leave a Comment