Kredit Televisi Berujung ke Polisi


Hargo.co.id GORONTALO – Pembelian barang secara kredit memang paling diminati masyarakat. Sebab, pembayaran dengan cara mencicil, masyarakat dapat dimudahkan untuk pembayarannya.

Tapi terkadang, ada diantara masyarakat yang nekat menjual barang yang masih berstatus kredit tersebut. Seperti yang terjadi di Kelurahan Dulomo Utara, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.

RD alias Rus warga setempat diduga menjual barang Televisi yang sejatinya masih berstatus kredit. Ironinya ketika ditagih oleh perusahaan yang memberikan jasa kredit tersebut, RD enggak mau melanjutkan setoran. Alhasil wanita berusia 56 tahun itu dilaporkan ke Polres Gorontlao Kota, Kamis, (24/11) sekira pukul 09.00 Wita.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, aksi menjual barang kredit itu terungkap setelah Darwin, kolektor dari salah satu perusahan kredit barang menemui RD di rumahnya. Darwin berencana menagih angsuran televisi yang dikredit itu.

Anehnya ketika Darwin datang, ia tak lagi melihat televisi di rumah RD. Ketika ditanyakan ke RD, secara jujur RD mengakui telah menjual televisi tersebut.

Hal itu sejatinya coba dimaklumi oleh Darwin. Syaratnya, RD tetap wajib melanjutkan setoran televisi seharga Rp 9 juta itu.

Anehnya meski telah menjual televisi merek LG ukuran 42 inchi itu, RD mengaku ke Darwin ogah melanjutkan setoran.

Cekcok pun terjadi dintara mereka. Untung saja tidak sampaia berujung keributan. Karena merasa perusahaannya telah dirugikan, Darwin pun akhirnya membawa kasus ini ke Polres Gorontalo Kota. RD dilaporkan atas dugaan kasus penggelapan barang.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Ronny Yulianto melalui Kasat Resrkim AKP Tumpal Alexander mengatakan, laporan tersebut masih akan dilakukan penyelidikan.

Pihaknya akan memanggil terlapor untuk dimintai keterangan terkait kasus ini. (tr-49/hargo)

Share

Leave a Comment