Lahan Rica Meluas, Di Pohuwato Ketambahan 175 Hektar


 

MARISA, Hargo.co.id – Sektor pertanian di Pohuwato saat ini mengalami peningkatan, khususnya untuk tanaman cabai.

Dari data yang diperoleh Gorontalo Post, pada 2015 lalu potensi rica di Pohuwato seluas 605 hektar dan meningkat lagi pada 2016 meningkat lagi dengan penambahan 175 hektare.

Informasi lain yang diperoleh, saat ini banyak masyarakat yang mulai membuka lahan penanaman rica. Bahkan tak sedikit yang mengeluarkan anggaran sebesar Rp 3-4 juta untuk pengelolaan kebun rica milik mereka.

Mulai dari pengolahan lahan, pemberian pupuk, pekerja hingga pemeliharaan.

Tak hanya itu saja, untuk satu hektar lahan, kebutuhan benih kurang lebih 200-250 gram dengan potensi tanaman sebanyak 10 ribu pohon per hectare dengan harga benih cabai sebesar Rp 4 ribu per gram nya, dengan jarak tanam satu meter persegi.

Panen bisa dilakukan empat kali petikan dalam satu bulan, dimana per hektarenya dapat menghaslikan 2,4 ton.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pahangan (DPPKP) Pohuwato Yance Rumandor didampingi Kepala Bidang dan Kepala Seksi, saat diwawancarai mengatakan, saat ini pemerintah juga telah memprogramkan penanaman cabai di musim panas.

Artinya, meski cuaca kemarau, para petani bisa melakukan penamanan cabai. Salah satu cara yang bisa dilakukan yakni dengan pemasangan mulsa.

“Ini juga bisa membantu para petani untuk merawat tanaman tersebut, sehingga tak ada rumput liar yang dapat tumbuh disekitar tanamam cabai. Yang menjadi kendala pada penanam cabai tersebut yang tak lain perubahan musim serta hama yang menyerang tanaman tersebut,” pungkasnya.(tr-48/hargo)

Share

Leave a Comment