Lakalantas Marak, Sepekan 5 Kasus Terjadi


Hargo.co.id GORONTALO – Awal November 2016 ini, kasus kecelakaan lalu lintas cukup marak. Terhitung dalam sepekan, ada 5 kasus terjadi. Satu kasus diantaranya menelan korban jiwa.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kasus pertama yakni kecelakaan tragis di ruas jalan Isimu-Bongomeme, Rabu (2/11) malam. Sebuh truk warna merah yang ditumpangi 17 warga, buruh penebang tebu PG Tolangohula, menabrak pohon dan terbalik.

Seluruh penumpang yang berada di atas truk, tumpah, 1 orang diantaranya tewas, sementara 16 lainya mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dilarikan ke RS MM Dunda Limboto.

Kecelakaan naas ini terjadi, saat truk DM 8276 A yang diketahui dikemudikan Kisman Danial(34), warga Desa Bongohulawa, Kecamatan Bongomeme, ini melaju dari arah Isimu ke Bongomeme.

Setelah melewati simpang empat lapangan Isimu, truk masih terus melaju. Sekira 500 meter dari simpang empat, truk tiba-tiba hilang kendali. Diduga ketika itu, Kisman Daniel menghindari seorang pejalan kaki yang hendak menyeberang jalan. Secara spontan, Kisman banting setir ke kanan jalan.

Truk oleng dan menghantam pohon pelindung yang ada di pinggir jalan, tak jauh dari pagar run way bandara Djalaludin Gorontalo. Seketika, mobil langsung terbalik.

Seluruh penumpang tumpah beserta barang-barang yang ada di dalam truk. Karena kondisi berhimpitan dan terbentur di aspal, para penumpang yang berada di atas truk rata-rata mengalami luka-luka.

Seorang diantaranya meninggal dunia. Korban tewas dalam peristiwa ini adalah Suleman Ilato (40), warga Desa Tohupo Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo.
Kasus kedua, menimpa Heri Mohammad (27) di Jl. HB. Yasin, Kota Gorontalo tepatnya di kompleks RS Islam, sekira pukul pukul 03.00 wita.

Lantaran mengemudi dalam kondisi mengantuk, mobil DM 1474 AG yang dikendarainya telak menghantam pemabatas jalan. Kejadian itu berawal ketika Heri bergerak dari arah Telaga melewati Jl. HB Yasin menuju Kota Gorontalo.

Naasnya ketika memasuki kawasan jalan kompleks RS Islam Kota Gorontalo, Heri hilang kendali hingga menabrak pembatas jalan. Diduga kecelakaan dipicu kondisi Heri yang mengemudi dalam keadaan mengantuk.

Untung saja kecelakaan itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Meski demikian mobil mulus Heri tersenyut penyok.

Sementara itu pihak Polres Gorontalo Kota yang mendapatkan laporan insiden tersebut langsung melakukan evakuasi terhadap mobil tersebut.

Selanjutnya,tabrakan antara pengendara sepeda motor terjadi sekitar pukul 20.00 wita, di kawasan Desa Ayula Selatan, Kabupaten Bonbol. Peristiwa itu bermula, ketika pengendara sepeda motor Yamaha DM 3578 BU yang dikendarai Alix Monoarfa (21) warga Desa Padengo Timur, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Dengan kondisi tersebut kedua pengendara sepeda motor langsung terlempar dan terkapar di aspal jalan. Rahman mengalami luka benturan di bagian mulut, serta luka lecet di sekujur tubuh, sedangkan Elix mengalami luka lecet di bagian tubuh, dan luka memar di gagian pinggang serta mengalami keseleo di bagian kaki sebelah kiri.
Kecelakaan lalu lintas di simpang empat Bundaran Hulonthalo Indah (HI).

Sebuah Avanza DM 1892 EA menyerempet sepeda motor yang dikendarai Vicky Ibrahim berboncengan dengan anaknya yang baru berumur 5 tahun. Untung saja, pengendara mobil yang belakangan diketahui Dewi Susanti warga Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) itu cepat menginjak rem tancap.Sehingga Vicky dan anaknya yang tersungkur di jalan tidak sampai tergilas.

Berikutnya, Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali terjadi di ruas jalan Umum Desa Padengo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol), Rabu (2/11) dini hari. Korbannya Mohamad Sidik Pakaya (38), warga Desa Padengo, Kabupaten Bonbol.

Ia menjadi korban setelah dihantam mobil susuki pick up, kala akan menuju menuju masjid untuk melaksanakan Salat subuh. (tr-48/tr-49/ded/and/hargo).

Share

Leave a Comment