Lokasi Sidang Ahok Tidak Berubah

Lokasi Sidang Ahok Tidak Berubah Warga berfoto di depan Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (26/7/2016).Gedung auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, merupakan lokasi alternatif sidang kasus dugaan penodaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

Berita Terkait


JAKARTA, Hargo.co.id – Sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tetap akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Polda Metro Jaya memastikan bahwa gedung Kementerian Pertanian di Ragunan belum siap digunakan untuk sidang.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan, persidangan Ahok dengan agenda pembacaan putusan sela hari ini (27/12) tetap digelar di PN Jakarta Pusat.

Rencana pemindahan ke auditorium Kementerian Pertanian tidak bisa dilakukan karena belum siap. Perpindahan mungkin dilakukan pada sidang berikutnya.

”Semua keputusan ada di tangan pengadilan. Bukan kepolisian,” terangnya.

Sirra Prayuna, kuasa hukum Ahok, membenarkan bahwa lokasi sidang yang tidak jadi dipindah. Menurut dia, pemindahan lokasi sidang merupakan kewenangan pengadilan. ”Prinsipnya, kami siap sidang di mana saja,” katanya.

Anggota Komisi III DPR M. Syafii mengatakan, pemindahan lokasi persidangan Ahok adalah kewenangan penegak hukum.

Memang ada yurisprudensi bahwa pengadilan bisa memindahkan lokasi persidangan demi alasan keamanan.

Sejatinya ada masalah lain yang lebih besar. Yakni, ancaman aksi massa yang lebih besar. Artinya, persidangan yang sudah berlangsung memunculkan catatan.

”Saya menangkap ada social distrust, ketidakpercayaan sosial. Itulah sebabnya, ada aksi massa yang lebih besar,” kata legislator Fraksi Partai Gerindra itu.

Menurut Syafii, hal tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi dari penegak hukum. Publik melihat ada indikasi keberpihakan dari penegak hukum dalam persidangan Ahok.(jpg/hargo)

Share

Leave a Comment