Masa Aksi Mengadu ke DPRD dan Kantor Bupati Boalemo


BOALEMO, Hargo.co.id – Setelah melakukan orasi didepan KPU Boalemo massa aksi bergeser menuju Kantor Bupati Boalemo.

Di lokasi ini massa aksi meminta Sekda Boalemo untuk menemuai massa aksi mempertanyakan proses mutasi ASN yang megakibatkan PAHAM dicoret dari pencalonan Bupati.

Massa aksi menyusuri sejumlah ruangan Sekretariat Daerah (Setda) Boalemo, namun massa aksi tidak menemukan Sekda Boalemo. Massa aksi merasa kecewa lantas meluapkan kekecewaan mereka dengan memecahkan kaca jendela depan pintu masuk kantor Bupati Boalemo.

Setelah itu massa aksi menuju gedung DPRD Boalemo menemui para wakil rakyat. Didepan gedung DPRD, massa aksi meminta agar KPU Boalemo dihearing terkait persoalan Pilkada.  Termasuk tahapan Pilkada yang tidak dilakukan KPU.

“Kami meminta agar persoalan ini bisa dikawal oleh DPRD dengan menghadirkan semua penyelanggara Pemilu baik KPU Panwas, termasuk Sekda Boalemo,” ungkap Ilyas Dukalang salah seorang orator.

Ketua DPRD Boalemo Oktohari Dalanggo,SE akan menindak lanjuti aspirasi massa aksi.

“Setelah kami mengecek, ternyata kemarin memang KPU Boalemo sudah menghadap KPU pusat menjelaskan terkait persoalan putusan MA. Hanya saja DPRD tidak tinggal diam, melainkan akan menindak lanjuti aspirasi masa untuk mempertanyakan pleno penetapan KPU terkait pasangan calon kepala daerah kemarin (11/1). Selain itu DPRD akan mempertanyakan tahapan pelaksanaan Pilkada Boalemo yang akan dilaksanakan Februari 2017, termasuk debat kandidat yang ditunda oleh KPU Boalemo, kalau memang ditunda apa alasannya,” jelasnya.

Lanjut kata Oktohari, pihaknya sudah memerintahkan Sekretaris Dewan untuk bisa menyurati penyelanggara Pilkada terutama KPU kalau terdapat kesalahan yang dilakukan KPU, maka pihaknya akan melaporkan persoalan ini ke DKPP. Sehingga keputusan yang sudah dikeluarkan KPU bisa saja dibatalkan.

“Kami akan selalu berada ditengah rakyat, membela hak – hak rakyat,” jelasnya.

Kapolres Boalemo AKBP Jefri Yuniardi,SIK mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengamanan selama pelaksanaan tahapan Pilkada Boalemo. Sementara mengenai kerusakan kaca depan kantor Bupati Boalemo kata Kapolres akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pemicu terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat akan kita proses sesuai dengan hukum. Upaya yang dilakukan saat ini berupa melakukan pengamanan di rumah – rumah penyelenggara Pemilu berupa Komisioner KPU, Panwas, pasangan calon masing – masing, posko – posko pemenangan maupun titik – titik yang rawan terjadinya gangguan Kamtibmas,” jelasnya.

Lanjut katanya suasana yang terjadi saat ini merupakan bagian dari dinamika demokrasi, hanya saja perlu memperhatikan stabilitas keamanan daerah.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga Kamtibmas di Boalemo agar tetap aman, kondusif dan terkendali sehingga. Kami sebagai aparat akan intens melakukan melakukan pengamanan hingga selesai pelaksanaan tahapan PIlkada Boalemo 2017 ini,” bebernya. (tim/hargo)

Share

Leave a Comment