Melintas di GOR, Warga Limba Pica Kapala


Hargo.co.id GORONTALO – Naas kejadian yang dialami Wahyu Ibrahim ketika melintasi Jl. depan kawasan Gelanggang Nani Wartabone (GOR) Kota Gorontalo. Ia dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK). Gerombolan OTK itu menganiyayanya hingga pecah kepala, Rabu, (23/11) sekira pukul 01.00 Wita.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kejadian bermula saat Wahyu baru saja pulang dari tempat diskusi di salah satu warung Kopi (Warkop) di kawasan Jl. HB Yasin, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Usai diskusi, ia segera balik ke rumahnya kemudian melewati Jl. Jendral Sudirman dan belok ke Jl. Raden Saleh.

Tepat di depan, GOR Nani Wartabone, ia dihadang oleh 3 OTK. Tanpa curiga sedikit pun, Wahyu yang malam itu mengendarai sepeda motor berhenti.

3 OTK tersebut kemudian mengintrogasinya. Wahyu pun tertuduh, sebagai orang yang sering melakukan ekstra gas dan melarikan kendaraan di kawasan itu.

Merasa tidak berbuat hal demikian, Wahyu mencoba membantah tuduhan tersebut. Namun ketiga orang itu tidak percaya. Malah mereka tambah marah.

Dalam hitungan detik, setelah usai dijawab Wahyu, salah satu dari orang itu menampar Wahyu. Karena merasa telah diperlakukan dengan tidak wajar, Wahyu pun turun dari sepeda motor untuk membalas.

Namun baru saja ia turun dari kendaraaanya, tiba-tiba saja serang telak muncul dari belakang hingga membuat kepala Wahyu pecah. Setelah kepala Wahyu berdarah, orang-orang itu segera mengambil langkah seribu.

Dalam kondisi kepala berdarah, Wahyu pun segera balik ke rumahnya di di Kelurahan Limba U-II, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Esoknya, ia pun melaporkan kejadian ini ke Polres Gorontalo Kota.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Ronny Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Tumpal Alexander mengatakan, pihaknya masih menyelidiki oknum yang melakukan penganiyayaan terhadap korban. Sebelumnya, petugas juga sudah melakukan visum terhadap korban untuk kelengkapan alat bukti.

“Identitas para pelaku masih kita telusuri sampai saat ini,” jelasnya. (tr-49/hargo).

Share

Leave a Comment