Mobil Operasional Polisi Jadi Alternatif Mengangkut Siswa


Hargo.co.id GORONTALO – Sejumlah desa terpencil di Kabupaten Bone Bolango memang masih memprihatinkan terutama dalam hal penyediaan sarana-prasarana penunjang transportasi warga. Seperti halnya di pelosok Desa Owata, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango.

Mobil operasional Polres Bone Bolango menjadi alternatif mengangkut para siswa Sekolah Dasar (SD), hingga ke sekolah yang jaraknya hingga 10 kilometer.

Pagi sekira pukul 06.00 wita di Desa Owata, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango di salah satu rumah warga tampak sudah berkumpul sejumlah anak-anak yang berseragam putih merah.

Mereka sepertinya tengah menunggu sesuatu jemputan. Ternyata memang benar adanya, 5 menit kemudian sebuah mobil Unit Sabhara Polres Bone Bolango yang melintas di kawasan itu tiba-tiba berhenti di depan rumah tepatnya para siswa SD itu berkumpul.

Salah seorang petugas berseragam polisi turun dari mobil langsung menuju rumah tersebut dan langsung menjemput anak-anak itu menuju ke mobil.

Kegiatan seperti ini rutin dilakukan setiap paginya oleh petugas tim Sabhara Polres Bone Bolango menjadikan mobil operasional untuk membantu siswa untuk berangkat ke sekolah.

Petugas kepolisian Polres Bone Bolango ini terpanggil karena melihat kondisi siswa yang ada di Desa Owata, Bulango Ulu yang merasa prihatin dengan siswa yang harus berjalan sepanjang 10 KM dan juga medan yang tidak mudah.

Mobil Dobel Cabin tersebut digunakan untuk mengangkut siswa dan juga kebutuhan masyarakat.

Kapolres Bone Bolango AKBP Wahyu Tri Cahyono SIK mengatakan, mobil operasional itu digunakan ketika ada masyarakat yang membutuhkan.

“Jadi selama itu bisa membuat masyarakat nyaman kami selaku anggota polisi siap untuk mengayomi mereka,”tandasnya.

Sementara itu sejumlah orang tua siswa di Desa Owata saat diwawancarai Gorontalo Post merasa berterima kasih dengan pelayanan prima yang diberikan oleh Polres Bone Bolango kepada masyarakat terpencil.

“Terima kasih bapak Kapolres Bone Bolango yang sudah peduli terhadap kami masyarakat di pelosok seperti ini. Kami terbantu dengan adanya mobil ini yang mengangkut siswa ke sekolah. Sebab jika berjalan kaki anak-anak kami tak mampu karena jaraknya mencapai 10 kilometer,”pungkasnya. (*/hargo)

Share

Leave a Comment