Modus Tersesat, Bawa Lari Uang


Hargo.co.id GORONTALO – Kasus pencurian di Kota Gorontalo semakin tidak terkendali. Para pelaku juga semakin profesional dengan memainkan modus berganti-ganti.

Sebelumnya terungkap sejumlah modus pencurian. Seperti berpura-pura menjadi pembeli di toko atau pasar, menawarkan jasa oniline, sampai dengan model menghipnotis sasaran.

Kali ini terungkap modus berpura-pura tersesat. Korban pencurian modus ini adalah Niken Ahmad warga Kelurahan Molosipat U, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. Karena iba dengan Orang Tak Dikenal (OTK) yang tersesat karena mencari alamat, ia menolong orang itu untuk istarahat sejenak di rumahnya.

Sialnya rasa ibanya itu justru membuatnya kehilangan dompet berisikan uang Rp 800 ribu. Dompet yang ditaruh di atas lemari itu diduga dibawa kabur OTK yang pura-pura tersesat itu, Rabu, (23/11), sekira pukul 09.00 Wita.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kejadian bermula ketika Niken di datangi oleh seorang tamu perempuan. Ketika mendengar salam dari orang itu, Niken yang tadinya sedang beraktivitas di dapur segera ke ruang tamu.

Setelah berhadapan, orang tersebut mengaku sedang mencari alamat untuk pulang. Namun ia sudah tersesat dan tak tahu lagi jalan untuk kembali.

Karena iba mendengar keluh kesah dari ibu tersebut, tanpa rasa curiga sedikit pun, Niken mempersilahkan orang tak dikenalnya itu untuk masuk ke dalam rumah.

Setelah mempersilahkannya duduk, Niken segera bergegas menuju dapur untuk membuatkan minum tamu asingnya itu. Sekira 5 menit saja, minuman teh yang diraciknya itu selesai.

Namun setelah hendak dihidangkan terhadap tamunya yang berada di ruang tamu, Niken dibuat kejut. Orang tersebut ternyata sudah pergi.

Setelah sempat memastikan keberadaan orang itu di sekitar rumahnya, tiba-tiba saja ia teringat dompetnya yang berada di atas lemari kecil di ruang tamu.

Setelah di cek, ternyata dompet yang berisikan ATM, dan kartu identitas, serta uang tunai Rp 800 ribu itu sudah tidak berada lagi di tempat.

Diduga, sudah di bawah kabur tamu perempuan tadi.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Ronny Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Tumpal Alexander mengatakan, dari keterangan sejumlah saksi di TKP, perempuan itu datang dengand dibonceng seorang laki-laki menggunakan sepeda motor.

“Diduga kuat, pengakuan orang itu bahwa ia sedang tersesat itu hanyalah modus. Orang itu hendak mencuri, tapi korban sendiri lambat menyadarinya,”

Untuk itu kata Tumpal, masyarakat harus lebih hati-hati. Di tengah maraknya kasus pencurian, masyarakat harus waspada dan jangan mudah terpedaya jika bertemu orang yang belum kenal dekat.

“Untuk kasus Niken ini masih kita selidiki. Kita akan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk mencari jejak pelaku,” jelasnya. (tr-49/hargo)

Share

Leave a Comment