Naas, 2 Siswi Batuadaa Ini Kritis Usai Tabrak Mobil


GORONTALO, Hargo.co.id – Salat Jumat baru saja usai, warga di Jl. Trans Batudaa-Bongomeme, Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dikejutkan kejadian naas.

Dua orang siswi yang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Matic DM 4353 BH mengalami tabrakan hebat dengan mobil Xenia DM 1887 A.

Insiden itu membuat keduanya harus dilarikan ke RSAS Kota Gorontalo dalam kondisi patah kaki, Jum’at (18/11), bahkan sempat dikabarkan kritis, karena sempat tak sadarkan diri.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, siswi berseragam SMK Batudaa dan MTs Batudaa yang mengalami tabrakan itu diketahui masing-masing Saskia Mantulangi (14) dan Ayunia Gani (13).

Keduanya merupakan warga Desa Limehe Timur, Kecamatan Batudaa.

Insinden naas itu bermula ketika Saskia yang menjadi pengemudi sepeda motor melaju kencang di Jl. Trans Batudaa-Bongomeme dari arah Tabongo menuju Batudaa.

Tepat di Desa Payunga, Saskia hendak menyalib sebuah bentor. Naasnya, ketika berupaya menyalib, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul mobil Xenia DM 1887 A yang dikemudikan Ronal Husain. Seketika itu pula, prakkk.., Tabrakan pun tak dapat terhindarkan.

Tabarakan itu membuat Sazkia bersama Ayunia yang berboncengan dengannya terlempar sekian meter.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung gempar dan berbondong-bondong menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sazkia dan Ayunia yang ditemukan sudah dalam kondisi pingsan itu segera dilarikan ke RSAS Kota Gorontalo.

Menurut Risman, salah satu saksi di TKP, kedua siswi yang berboncengan di sepeda motor melaju cukup kencang.

Saat itu, pengemudinya berusaha melambung sebuah bentor yang ada di depannya. “Dorang ada mo ba lambung bentor yang ada di muka. Ninantu kiapa kong so baku bage dengan itu oto (tabrakan dengan mobil),” cerita Risman.

Akibat kejadian ini, Sazkia dan Ayunia mengalami luka disekujur tubuh serta mengalami patah kaki.

Kapolres Gorontalo AKBP Purwanto,SIK mengatakan, pihaknya sudah mengamankan barang bukti (Babuk) berupa 1 buah mobil Avanza dan sepeda motor yang dikendarai kedua siswi itu.

Termasuk pengemudi mobil. “Pengendara mobil kita tahan sementara untuk dimintai keterengan,” kata Kapolres. Selanjutnya, kasus ini akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Kita akan memeriksa sejumlah saksi yang melihat kejadian tersebut di TKP.

“Kedua korban kini masih dirawat intensif di rumah sakit. Mereka belum dapat dilakukan pemeriksaan karena kondisinya yang tidak memungkinkan,” jelar Purwanto. (tr-53/hargo).

Share

Leave a Comment