NKRI Beri Pendidikan Demokrasi

NKRI Beri Pendidikan Demokrasi Calon gubernur pasangan NKRI, Rusli Habibie saat memperagakan cara mencoblos yang benar di depan masyarakat Dulupi, Boalemo. (Foto Tim Pemenangan NKRI)

Berita Terkait


GORONTALO, Hargo.co.id – Sebagai kontestan dengan status petahana, pasangan Rusli Habibie-Idris Rahim pada kampanyenya di putaran pertama ini ternyata bukan hanya murni promosi pasangan. Pasangan Nyata Karya Rusli-Idris (NKRI) juga memberi pendidikan demokrasi kepada pemilih di Gorontalo.

Ini diperoleh ketika Gorontalo Post mencoba mencari informasi tentang metode kampanye yang dilakukan pasangan NKRI selama putaran pertama pada tiga zona. Walhasil, terungkap jika NKRI juga memberi pendidikan berdemokrasi kepada masyarakat Gorontalo.

“Para Jurkam ketika berhadapan dengan masyarakat, bukan hanya murni mempromosikan NKRI. Tapi, kami juga memberi pendidikan berdemokrasi ke masyarakat. Demokrasi yang santun tanpa harus menghujat, tanpa merendahkan lawan dan tanpa meneber kebencian,” kata salah seorang anggota Tim pemenangan NKRI, Dedi Muslim.

Selain itu, hal lain yang diberikan saat kampanye yakni sosialisasi aturan Pilkada, salah satunya yakni money politic. “Maklum, sebelum resmi sebagai kandidat, setiap mengunjungi warga, NKRI sering berbagi dengan masyarakat. Baik itu dalam bentuk barang, maupun dalam bentuk materi lainnya,” sambung Dedi Muslim.

Perlu dicatat pula bahwa selama kampanye dialogis, NKRI kerap menampilkan alat peraga tentang cara mencoblos gambar yang benar. Itu untuk menghindari suara yang rusak atau batal karena salah mencoblos. Ini seperti disampaikan calon gubernur NKRI, Rusli Habibie ketika berhadapan dengan masyarakat di Boalemo.

“Ada tiga tahap dalam menentukan pilihan ketika berada di bilik suara. Satu, buka kertas suara. Dua, pilih pasangan. Tiga, lipat kertasnya kembali. Jangan lupa, semua pasangan yang tampil di Pilgub adalah baik. Namun, pilih yang terbaik, berprestasi dan sudah terbukti,” kata Rusli Habibie. (jdm/hargo)

Share

Leave a Comment