Para LSM Ini Ogah Tarik Gugatan Soal Ijazah Adhan Dambea di PTUN Manado


GORONTALO, Hargo.co.id – Pengacara LSM Madani dan LSM Ikatan Pemuda Alumni Lemhanas yang menggungat ijazah Adhan Dambea di PTUN Manado, Syaiful Ibrahim menegaskan jika tak ada pencabutan gugatan di PTUN Manado.

Sebab setahunya gugatan yang masuk di PTUN di Manado itu adalah bukan gugatan miliki dua calon gubernur.

Menurut Syaiful Ibrahim yang mengajukan gugatan di PTUN Manado diajukan oleh pihaknya.

Sehingga ia mempertanyakan gugatan di PTUN Manado yang mana ditarik.

Menepis hal itu Syaiful memastikan bahwa jika gugatan yang diajukan pihaknya itu masih terus berlanjut.

Bahkan ia membeberkan bahwa saat ini agenda persidangan sudah akan masuk tahap pembuktian pada Kamis (24/11) hari ini.

“Setahu saya yang memasukan gugatan di PTUN Manado itu adalah pihak kami tidak ada gugatan dari kedua calon gubernur, jadi gugatan saya itu tidak ada sangkut pautnya dengan calon Gubernur mana pun kami murni hanya menggugat terhadap masalah hukum keputusan tata usaha negaranya saja,” ujar Syaiful Ibrahim.

Dirinya kembali menegaskan bahwa gugatan di PTUN Manado itu sekali lagi saya tegaskan tidak ada hubungannya dengan Paslon manapun yang maju sebagai Cagub. “Jadi, saya sedikit keberatan jika ada isu penarikan gugatan di PTUN Manado,” ujarnya.

Sedikit dibeberkannya bahwa isi gugatannya itu hanya ditunjukan pada pihak tergugat yakni Pemprov Sulut, Diknas Sulut, Diknas Kota Gorontalo dan Diknas Kabupaten Gorontalo.

“Jadi gugatan yang kita layangkan itu bukan kepada person Cagub mana pun tetapi pada pihak tergugat yang kami sebutkan tadi,terkait Materi gugatan hanya menyangkut masalah hukum keputusan tata usaha negara.

Jadi kami hanya minta kepastian hukum atas masyarakat yang bertanya, supaya ini biar jelas statusnya karena yang melegitimasi itu nantinya yang pasti adalah PTUN, ” pungkas Syaiful.(tr-45/jdm/csr/hargo)

Share

Leave a Comment