Pecah Ban, Suzuki AVP Tabubale

Pecah Ban, Suzuki AVP Tabubale LAKALANTAS - Akibat pecah Ban, Suzuki AVP terbalik di Jl. Trans Sulawesi, Desa Tabumela, Kecamatan Boliyohuto. Warga Desa Tabumela membalikkan mobil Suzuki AVP yang terbalik di bahu Jalan. (foto : Andi/GP)

Berita Terkait


 

Hargo.co.id GORONTALO – Kejadian naas di jalan, tidak saja terjadi di Jl. Trans Batudaa-Bongomeme. Insiden serupa juga ikut membuat gempar warga di Jl. Trans Sulawesi tepatnya di Desa Bumela, Kecamtan Bilato, Kabupaten Gorontalo.

Lantaran mengalami pecah ban, sebuah mobil jenis Suzuki AVP DN 1022 AG kehilangan kendali hingga terbalik (tabubale). Untung saja kecelakaan tunggal ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Meski begitu kondisi mobil yang tadinya cerah mulus itu menjadi ringsek, Jumat, (18/11).

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kejadian bermula saat mobil tersebut melaju kencang dari arah Kabupaten Boalemo menuju Limboto.

Memasuki tingkungan menanjak di kawasan Jalan Desa Tabumela, tiba-tiba ban mobil itu pecah. Akibatnya kendaraan yang dalam poisisi melaju kencang itu oleng.

Bagian kanan bodi terangkat. Sang sopir yang coba untuk memulihkan lari mobil tidak berhasil, malah arah mobil melebar ke kanan hingga terbalik.

Untung saja waktu itu tidak ada kendaraan dari arah berlawanan. Warga sekitar yang melihat insiden itu segera berlari memberikan pertolongan kepada sang sopir yang waktu itu sendirian berada dalam mobil. Berikut membalikkan kembali posisi mobil.

Menariknya, karena khawatir kejadian ini ditangani petugas kepolisian, sang sopir yang hanya mengalami luka lecet itu segera berdiri kembali.

Setelah mengganti ban yang pecah dengan laserepnya, sopir yang tidak diketahui persisis idenditasnya itu lantas menghidupkan kembali mobil dan segera pergi menuju arah Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Menurut sejumlah saksi di TKP mobil tersebut melaju kencang. Lalu tiba-tiba terdengar bunyi keras ban pecah.

“Tiba-tiba saja kami melihat mobil itu sudah terbalik,” katanya.

Sementara itu menurut anggot Polsek Boliyohuto, sang sopir waktu itu menolak untuk ditangani.

“Kecelakaan tunggal. Korban hanya meminta bantuan kepada kami untuk membalikkan posisi, lalu segera pergi,” ujar anggota Polsek itu. (tr-53/hargo)

Share

Leave a Comment