Peduli Banjir, Mahasiswa Galang Dana dari Perantauan


Hargo.co.id MARISA – Aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo tidak saja dilakukan para mahasiswa yang berdomisili Gorontalo. Masyarakat Gorontalo yang berada di perantauan juga ikut menunjukan kepihatinannya.

Seperti halnya yang dilakukan Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (HPMIG) Gorontalo Cabang Palu dan Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Pohuwato (KPMIP) Cabang Palu.

Dari perantauan di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) itu, para mahasiswa itu menggelar penggalangan dana untuk korban banjir.

“Kami dari HPMIG, Cabang Palu Sul-Teng, bersama rekan-rekan KPMIP, HPMIB Palu, merasa terpanggil secara moral dan kemanusiaan dengan adanya bencana banjir bandang yang menimpa saudara, keluarga, serta kerabat kami yang ada di Gorontalo. Karena itu kita merasa wajib membantu,” kata Ketua HPMIG Cabang Palu Majid Rahman didampingi pengurusnya Munawir Rahman, Sabtu (5/11).

Saat ini kata Madjid, pihaknya sudah membentuk panitia penggalangan dana dan mengangkat saudara Hafid Saud sebagai Koordinator lapangan (korlap) dalam hal ini juga kami membentuk posko peduli bencana yang bertempat diasrama mahasiswa Gorontalo Jl. Rono/Selar No. 27B Palu Barat. Sebagai basic central.

Kami masih terus melakukan konsolidasi kepada semua Elemen Mahasiswa, Organda Se Sulteng, ada beberapa Ormas dan organisasi kemahasiswaan yang telah berpartisipasi dan bergabung diantaranya Front Mahasiswa Nasional (FMN) Palu, Front Perjuangan Rakyat (FPR) Palu, Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND), Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mamuju Tengah (HPPM-Mateng) Sulawesi Barat, Sanggar Seni Guru Tua (SSGT), MAPALA Masapi UNISA Palu, Agrotek UNISA, BEM Perikanan UNISA Palu,” Ungkap

Penggalangan Dana Kata Abdul Majid Rahman Bersama dilakukan ditempat titik keramaian seperti lampu merah dan tempat keramaian lainnya,”Alhamdulillah aksi peduli kemanusiaan ini mendapatkan respon positif dari pemerintah dan masyarakat kota Palu.

Selain itu kami yang tergabung dalam Aliansi aksi solidaritas kemanusiaan ini masih terus berupaya untuk mencari Dana untuk membantu mereka yang tertimpah musibah.

Aksi ini hanya alternatif awal dalam respon cepat kami untuk menolong saudara-saudara kami yang lagi membutuhkan uluran tangan seperti obat-obatan, pakaian,tempat tinggal, makanan dan kebutuhan lainnya,” jelasnya.

Hal yang sama disampaikan Indah Melati Suci Saidi salah seorang mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Tadulako asal Gorontalo berharap kepada pemerintah Gorontalo khususnya, untuk berupaya semaksimal mungkin untuk membantu korban banjir. (tr-30/hargo)

Share

Leave a Comment