Pekan Depan, Gugatan NKRI-HATI Disidangkan

Pekan Depan, Gugatan NKRI-HATI Disidangkan KPU Gorontalo di gugat oleh tiga pasangan calon yang sudah ditetapkan sebelumnya. (Foto jalal khan/Gorontalo Post)

Berita Terkait


GORONTALO, hargo.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Gorontalo bergerak cepat menindaklanjuti aduan tiga pasangan calon (paslon).

Dijadwalkan pekan depan, sidang atas adua yang ditujukan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut akan mulai digelar. Namun persidangan berlaku untuk aduan yang disampaikan kubu Rusli Habibie-Idris Rahim (NKRI) dan Hana Hasanah Fadel-Toni S. Junus (HATI).

Aduan yang disampaikan kubu Zainuddin Hasan-Adhan Dambea (ZIHAD) belum dijawalkan persidangannya lantaran berkas laporan belum lengkap.

Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Siti Haslina Said menyampaikan, laporan tiga paslon yang masuk ke Bawaslu Provinsi Gorontalo, Rabu (26/10) lalu telah diregister.

“Untuk laporan tim pemenangan NKRI dan HATI, berkasnya sudah lengkap dan sudah kami masukkan dalam register laporan Bawaslu untuk ditindaklanjuti, sedangkan untuk berkas milik Zihad sejauh ini belum bisa kami lebih lanjut karena berkasnya belum lengkap,” ujarnya.

Untuk proses selanjutnya menurut Siti, pihaknya akan menggelar sidang di Kantor Bawaslu Provinsi Gorontalo dengan menghadirkan sejumlah pihak yang terkait dengan laporan ini.

“Jika berkas sudah diregister, maka persoalan yang dilaporkan itu akan diselesaikan dalam waktu 14 hari, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Sebelumnya, putusan KPU Provinsi Gorontalo yang meloloskan tiga pasang calon di Pilgub Gorontalo menuai kontroversi.

Rabu (27/10), tiga paslon peserta Pilgub Gorontalo ramai-ramai melaporkan KPU Provinsi Gorontalo. Tim ZIHAD Laporkan KPU Provinsi Gorontalo terkait putusan KPU yang meloloskan Rusli Habibie sebagai calon.

Sedangkan Tim NKRI melaporkan KPU atas putusannya yang meloloskan Adhan Dambea. Sementara HATI, melaporkan KPU yang telah meloloskan Rusli Habibie dan Adhan Dambea. Hingga kini laporan dari ketiga paslon ini tengah diproses oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo. (tr-45/hargo)

Share

Leave a Comment