Pembakaran Lahan Tebu Kembali Marak

Pembakaran Lahan Tebu Kembali Marak TERBAKAR. Tebu terbakar (7/11/2016) seluas 16,7 Ha di Desa Bongo III, Wonosari, Boalemo. Kondisi tidak kemarau lagi, tapi bisa terbakar ini akan dilaporkan kepada pihak berwajib untuk ditangkap pelakunya.

Berita Terkait


BOALEMO – Kendati musim giling yang sempat istirahat dua bulan lalu baru selesai. Saat ini pembakaran lahan tebu milik PT. PG. Gorontalo oleh oknum tidak bertanggungjawab sudah mulai marak terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Paguyaman dan Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo.

“Kejadian kebakaran tebu dalam tempo waktu sekaligus dalam beberapa jam menghabiskan tanaman tebu seluas 16,07 Ha di Desa Bongo III, Wonosari, Boalemo,” kata Mohammad Fahmi, Manager Rayon II PT. PG. Gorontalo ketika dikonfirmasi mengenai kejadian kebakaran (7/11/2016), kemarin.

Mohamad Fahmi menceritakabn, kebakaran lahan tebu ini diketahui Karyawan PT. PG. Gorontalo ketika asap hitam terlihat di udara.

“Belum selesai masalah hewan ternak yang tengah kami hadapi, baru selesai giling beberapa waktu lalu, malah sudah ada kejadian kebakaran di lahan PG,” tambah Fahmi.

Seluas 16,7 Ha tanaman tebu yang terbakar. Luasan yang tidak sedikit untuk kebakaran yang kondisinya sedang tidak musim kemarau. Total kerugian PG mencapai Rp1,5 miliar lebih.

“Kami sedang mengumpulkan data dari kejadian ini untuk segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Ini akan menjadi efek jera apabila pelakunya tertangkap,” tegas Humas PT. PG. Gorontalo Fadli Setiyawan. (roy/hargo)

Share

Leave a Comment