Pembangunan Pasar Tradisional Surga Telinga


Hargo.co.id POHUWATO – Warga Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato terus mendesak pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk segera membangun Pasar Traditional di kawasan setempat. Menurut mereka, hal itu sudah menjadi janji pemerintah yang disampaikan sekira 2 tahun yang lalu.

“Kita sekarang mau menagih janji pemerintah yang katanya akan membangun pasar traditional disini. Sudah dua tahun berlalu hingga kini belum terealisasi. Jangan ini hanya menjadi surga telinga,” kata Ahmad Dengo, salah satu tokoh masyarakat setempat, ketika diwawancarai Gorontalo Post, Senin, (28/11).

Menurut Ahmad, sebagaimana janji pemerintah, pembangunan pasat Tradiional itu akan berpusat di Desa Padengo, Popayato Barat. Pembangunan pasar ini juga merupakan aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang tidak sedikit berprofesi sebagai pedagang

“Pemerintah sejatinya paham, kalau pasar itu terealiasasi tentu akan sangat membantu masyarakat dalam memperoleh penghasilan dengan cara bedagang. Tapi entah kenapa sampai saat ini belum kunjung direalisasikan,” jelasnya.

Sebalumnya, kawasan itu sudah dilakukan kunjungan oleh Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga.

Dimana luas lahan yang rencana akan dijadikan temapt untuk membangun pasar seluas lebih kurang 1,5 hektar. Di lokasi tersebut sejatinya sudah dibangun drainase yang mengelilingi lahan.

Awalnya masyarakat mengira pembangunan sudah akan berjalan terus sampai dengan pembangunan pasar. Selain itu juga masyarakat mengaku sudah mendapatkan informasi bahwa lahan pembangunan pasar itu sudah dibebaskan pemerintah dengan dana Rp 150 juta.

Akan tetapi harapan itu perlahan sirnah, setelah cukup lama tak lagi nampak tanda-tanda pekerjaan pasar.

“Sampai saat ini kita masih menanti pekerjaan Pasar Ini. Kalau memang pemerintah tidak segera membangunya lebih baik lahan tersebut dikasih ke masayarkat untuk berkebun,” ujar Ahmad. (tr-48/hargo).

Share

Leave a Comment