Penambang Paguat Ditemukan Tewas


Hargo.co.id MARISA – Salah seorang penambang asal Paguat Yeyen Kasiali alias Oni (22) warga Desa Hutamoputi, Kecamatan Dengilo ditemukan tewas di sebuah semak Desa Molamahu, Kecamatan Paguat, sekitar Pukul 04.30 Wita, Senin (7/11/2016).

Data yang berhasil dirangkum Gorontalo Post, dari saksi – saksi yang berada di lokasi kejadian yakni sekitar Pukul 03.00 Wita dini hari, salah seorang pemuda yang bernama A alias Ato bersama dua rekan perempuan serta seorang waria, datang ke salah satu tempat hiburan malam yang ada di Desa Molamahu, Kecamatan Paguat.

Tidak lama kemudian, Ato Cs keluar dari tempat hiburan malam. Pada jarak sekitar kurang lebih 50 meter dari tempat hiburan malam, Ato Cs terlibat adu mulut dengan Yeyen Kasiali yang pada saat itu bersama rekannya.

Atas kejadian adu mulut tersebut, rekan Yeyen Kasiali yakni Uyun Laiya (24) warga Desa Popaya Kecamatan Dengilo melarikan diri dan membawa korban Husin Laiya ke Polsek Paguat akibat penganiayaan yang dilakukan oleh saudara Ato.

Sekitar pukul 03.00 Wita, Uyun Laiya pun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Paguat yang sementara piket, dimana saudaranya yakni Husin Laiya mengalami luka tusuk pada bagian rusuk sebelah kiri pada saat kejadian didekat tempat hiburan malam.

Setelah menerima laporan, anggota Polsek Paguat yang piket pada saat itu langsung menuju ke tempat kejadian dan mencari pelaku Ato Cs. Namun Ato cs sudah tidak ada di tempat kejadian. Anggota pun kemudian kembali ke Polsek Paguat.

Pada Pukul 04.30 wita, seorang supir yang tidak dikenal memberitahukan kepada pihak Polsek Paguat bahwa di perbatasan Pohuwato – Boalemo tepatnya di Desa Molamahu, Kecamatan Paguat telah ditemukan mayat seorang laki – laki.

Mendengar pemberitahuan tersebut piket Polsek Paguat langsung menuju ke tempat kejadian dan pada saat ditemukan posisi korban Yeyen Kasiali dalam keadaan tertelungkup di tempat pembuangan sampah yang tidak jauh dari lokasi keributan awal.

Atas kejadian tersebut personil Polres Pohuwato membawa jenazah dengan menggunakan ambulance milik Polres Pohuwato ke Rumah Sakit Umum Panua. Dari hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami luka tusuk pada bagian rusuk kanan dan luka tusuk bagian belakang pinggang.

Kapolres Pohuwato, AKBP Agus Sutrisno,SIK melalui Kasat Reskrim AKP Deni Muhtamar membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini kata Deni Muhtamar, setelah mendapatkan informasi pihaknya langsung bergerak cepat untuk mencari tahu keberadaan dari pelaku.

Atas informasi dari masyarakat, alhamdulillah tersangka berhasil diringkus di salah satu rumah yang terletak diantara perbatasan Kecamatan Mananggu dan Bolihutuo, sekitar Pukul 11.00 Wita.

Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan dan langsung di giring ke Polres Pohuwato. “Kami sudah mengamankan pelaku dan mengamankan sebilah pisau yang diduga dipergunakan untuk menusuk korban,” terangnya.

Ditanyakan bagaimana proses selanjutnya? Kata mantan Kasat Reskrim Polres Boalemo ini, pihaknya masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan secara marathon terhadap tersangka dan saksi-saksi. “Saya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi. Nanti akan kami informasikan lagi yah,” ungkapnya ketika diwawancarai disela-sela pemeriksaan semalam, sekitar Pukul 22.30 Wita. (kif/hargo)

Share

Leave a Comment